Perkuat Penanganan COVID-19, BPPT Luncurkan 10 Produk Inovasi Kesehatan
Minggu, 22 Agustus 2021 - 23:09 WIB
Kesepuluh produk inovasi TFRIC-19 yang diluncurkan tersebut, kata Hammam, merupakan upaya BPPT dalam mengurangi substitusi impor dan menumbuhkan industri alat kesehatan dalam rangka menghela pertumbuhan ekonomi nasional melalui pemanfaatan iptek. Baca juga: Komitmen Tinggi Gerakkan Industri Dalam Negeri, Pertamina Satu-Satunya BUMN yang Raih Penghargaan TKDN Dari BPPT
Sepuluh produk hasil inovasi BPPT bersama mitra industri tersebut adalah adalah B-Pro yaitu rapid diagnostic test (RDT) antigen, bahan baku RDT Antigen: N(nucleocapsid) & S (Spike) Monoclonal Antibody Sarcov-2, kit antibodi netralisasi, WHOLE BETA (produk suplemen kesehatan), STAMILIC (produk suplemen kesehatan), BISKUIT NG, Beras FORTI VIT, purula (produk pangan cegah stunting), dataset senyawa tanaman obat dan buku rekomendasi Kajian Kebijakan Teknologi COVID-19
Hammam menambahkan, peluncuran produk inovasi tersebut merupakan output dari lima aksi TFRIC-19 Next Gen yang dilakukan selama tahun 2021. "Diantaranya: kajian keekonomian dan teknologi; inovasi alat kesehatan; inovasi suplemen kesehatan; penguatan data sain dan kecerdasan artifisial; serta penguatan kerjasama, networking, dan publikasi media," bebernya.
Peluncuran produk inovasi TFRIC-19 ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat, dan turut membantu program pemerintah dalam melakukan 3T (testing, tracing dan treatment). "Dukung terus program vaksinasi pemerintah dan tetap patuhi protokol kesehatan agar Indonesia segera mencapai kekebalan komunitas," tutupnya
Sepuluh produk hasil inovasi BPPT bersama mitra industri tersebut adalah adalah B-Pro yaitu rapid diagnostic test (RDT) antigen, bahan baku RDT Antigen: N(nucleocapsid) & S (Spike) Monoclonal Antibody Sarcov-2, kit antibodi netralisasi, WHOLE BETA (produk suplemen kesehatan), STAMILIC (produk suplemen kesehatan), BISKUIT NG, Beras FORTI VIT, purula (produk pangan cegah stunting), dataset senyawa tanaman obat dan buku rekomendasi Kajian Kebijakan Teknologi COVID-19
Hammam menambahkan, peluncuran produk inovasi tersebut merupakan output dari lima aksi TFRIC-19 Next Gen yang dilakukan selama tahun 2021. "Diantaranya: kajian keekonomian dan teknologi; inovasi alat kesehatan; inovasi suplemen kesehatan; penguatan data sain dan kecerdasan artifisial; serta penguatan kerjasama, networking, dan publikasi media," bebernya.
Peluncuran produk inovasi TFRIC-19 ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat, dan turut membantu program pemerintah dalam melakukan 3T (testing, tracing dan treatment). "Dukung terus program vaksinasi pemerintah dan tetap patuhi protokol kesehatan agar Indonesia segera mencapai kekebalan komunitas," tutupnya
(don)
Lihat Juga :