Pemkot Parepare Belum Buka Pembelajaran Sekolah Tatap Muka
Rabu, 18 Agustus 2021 - 19:15 WIB
Pemkot Parepare belum membuka pembelajaran sekolah tatap muka. Foto: Sindonews/dok
PAREPARE - Pemeritah Kota Parepare belum menerapkan pembelajaran sekolah tatap muka, seperti yang mulai dilakukan.beberepa daerah, meski angka kasus Covid-19 sudah mulai menurun.
Wali Kota Parepare , Taufan Pawe menegaskan, meski kasus Covid-19 mulai menurun pihaknya masih harus menunda pembelajaran tatap muka. "Kita tak ingin mengambil kebijakan untuk melakukan sekolah tatap muka, sebelum Parepare dinyatakan sebagai lokasi herd immunity," katanya.
Baca Juga: 456 Warga Binaan Lapas Parepare Terima Remisi Kemerdekaan
Sekolah tatap muka, kata Taufan, belum bisa dilaksabakan lantaran anak didik tidak berada pada 1 RT/RW, Kelurahan saja. Saya tidak mau terlalu memaksakan tatap muka karena konsekwensinya kita tidak tau, sekarang saja belum landai.
"Jika herd immunity masyarakat Parepare sudah 65 hingga 70 persen, sekolah tatap muka baru bisa kita pertimbangkan, dan secara bertahap. Dan angka itu berdasarkan capaian pelaksanaan vaksin Covid-19," papar Taufan.
Pihaknya, jelas Taufan, tidak akan mengambil kebijakan gegabah semuanya harus pertimbangan secara komprehensif, semua pihak harus ikut berpikir dan sama–sama memutuskan.
Wali Kota Parepare , Taufan Pawe menegaskan, meski kasus Covid-19 mulai menurun pihaknya masih harus menunda pembelajaran tatap muka. "Kita tak ingin mengambil kebijakan untuk melakukan sekolah tatap muka, sebelum Parepare dinyatakan sebagai lokasi herd immunity," katanya.
Baca Juga: 456 Warga Binaan Lapas Parepare Terima Remisi Kemerdekaan
Sekolah tatap muka, kata Taufan, belum bisa dilaksabakan lantaran anak didik tidak berada pada 1 RT/RW, Kelurahan saja. Saya tidak mau terlalu memaksakan tatap muka karena konsekwensinya kita tidak tau, sekarang saja belum landai.
"Jika herd immunity masyarakat Parepare sudah 65 hingga 70 persen, sekolah tatap muka baru bisa kita pertimbangkan, dan secara bertahap. Dan angka itu berdasarkan capaian pelaksanaan vaksin Covid-19," papar Taufan.
Pihaknya, jelas Taufan, tidak akan mengambil kebijakan gegabah semuanya harus pertimbangan secara komprehensif, semua pihak harus ikut berpikir dan sama–sama memutuskan.
Lihat Juga :