Ada 681 Temuan Kasus ODGJ di Cimahi, Penyebabnya Perceraian dan Ekonomi
Rabu, 18 Agustus 2021 - 17:23 WIB
"Penderita ODGJ harus diobati dan diberikan pelayanan kesehatan secara intens," ujarnya.
Pihaknya telah melakukan penanganan kesehatan jiwa secara keseluruhan melalui sejumlah program. Di antaranya peningkatan kompetensi dini kesehatan jiwa dan napza oleh kader kesehatan dan masyarakat terlatih. Kemudian pemenuhan dan pemanfaatan obat-obatan jiwa di 13 Puskesmas dan beberapa program lainnya. Baca: Tangan Tidak Diborgol, Tiga Tokoh Kabupaten Pasuruan Ini Dijebloskan Penjara Karena Korupsi.
Puskemas di Kota Cimahi siap melayani pasien yang mengalami gangguan jiwa atau ODGJ. Sebab ada dokter yang sudah dilatih untuk menangani kesehatan jiwa.
Namun jika memerlukan tindakan lebih lanjut, pihaknya harus memberikan rujukan ke rumah sakit atau berkoordinasi dengan Dinas Sosial. "Di Puskesmas ada penanganan untuk ODGJ melalui deteksi dini dan pemenuhan obat, serta ada juga pendampingan dari psikiater," pungkasnya. Baca Juga: Heboh! Anak Kambing Berwajah Mirip Monyet dengan 1 Kelopak Mata.
Pihaknya telah melakukan penanganan kesehatan jiwa secara keseluruhan melalui sejumlah program. Di antaranya peningkatan kompetensi dini kesehatan jiwa dan napza oleh kader kesehatan dan masyarakat terlatih. Kemudian pemenuhan dan pemanfaatan obat-obatan jiwa di 13 Puskesmas dan beberapa program lainnya. Baca: Tangan Tidak Diborgol, Tiga Tokoh Kabupaten Pasuruan Ini Dijebloskan Penjara Karena Korupsi.
Puskemas di Kota Cimahi siap melayani pasien yang mengalami gangguan jiwa atau ODGJ. Sebab ada dokter yang sudah dilatih untuk menangani kesehatan jiwa.
Namun jika memerlukan tindakan lebih lanjut, pihaknya harus memberikan rujukan ke rumah sakit atau berkoordinasi dengan Dinas Sosial. "Di Puskesmas ada penanganan untuk ODGJ melalui deteksi dini dan pemenuhan obat, serta ada juga pendampingan dari psikiater," pungkasnya. Baca Juga: Heboh! Anak Kambing Berwajah Mirip Monyet dengan 1 Kelopak Mata.
(nag)
Lihat Juga :