Ada 681 Temuan Kasus ODGJ di Cimahi, Penyebabnya Perceraian dan Ekonomi
Rabu, 18 Agustus 2021 - 17:23 WIB
Dinas Kesehatan Kota Cimahi mencatat hingga pertengahan tahun ini ada 681 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). (Ist)
CIMAHI - Dinas Kesehatan Kota Cimahi mencatat hingga pertengahan tahun ini ada 681 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Mereka rata-rata menjalani perawatan di rumah masing-masing dengan pengawasan pihak Puskesmas.
"Data yang tercatat sampai Juni 2021 ada 681 ODGJ di Cimahi. Ada yang dirawat di rumah sakit rujukan, tapi kebanyakan dirawat di rumah dengan pengawasan petugas," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Muhamad Dwihadi Isnalini, Rabu (18/8/2021).
Dia menyebutkan, mayoritas yang jadi penyebab warga mengalami ODGJ karena masalah perceraian, lingkungan, keluarga, dan faktor ekonomi. Bagi mereka yang bergejala berat biasanya oleh keluarga dirujuk ke rumah sakit yang menangani pasien ODGJ.
Terkait imbas pandemi COVID-19 terhadap temuan kasus ODGJ, Dwihadi belum bisa memastikan. Sebab bisa saja yang terdata tahun ini merupakan pasien tahun lalu yang mengalami gangguan serupa. Pihaknya pun telah menerapkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang ditetapkan.
"Data yang tercatat sampai Juni 2021 ada 681 ODGJ di Cimahi. Ada yang dirawat di rumah sakit rujukan, tapi kebanyakan dirawat di rumah dengan pengawasan petugas," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Muhamad Dwihadi Isnalini, Rabu (18/8/2021).
Dia menyebutkan, mayoritas yang jadi penyebab warga mengalami ODGJ karena masalah perceraian, lingkungan, keluarga, dan faktor ekonomi. Bagi mereka yang bergejala berat biasanya oleh keluarga dirujuk ke rumah sakit yang menangani pasien ODGJ.
Terkait imbas pandemi COVID-19 terhadap temuan kasus ODGJ, Dwihadi belum bisa memastikan. Sebab bisa saja yang terdata tahun ini merupakan pasien tahun lalu yang mengalami gangguan serupa. Pihaknya pun telah menerapkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang ditetapkan.
Lihat Juga :