Warga Belawa Keluhkan Iuran Sampah yang Tidak Merata
Minggu, 15 Agustus 2021 - 20:48 WIB
Bahkan, awalnya. Pembayaran sampah hanya Rp20ribu. Kemudian perlahan naik Rp30 Ribu dan kini menjadi Rp35 Ribu. Kenaikannyapun tanpa pemberitahuan. Tak hanya itu sistem pengangkutan sampah perlu diperjelas.
“Sampah kami diangkut sekali seminggu. Padahal awalnya pembicaraan 3 kali. Kadang lama baru diambil, sampai sampah kami berulat,” terangnya.
Menyikapi hal tersebut. Anggota DPRD Wajo , Arga Prasetya Ashar menjelaskan, terkait persoalan sampah sudah dikoordinasikan dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Wajo.
Untuk Kecamatan Belawa. Pelayanan sampah dilakukan sistem pengolahan mandiri. Artinya pengangkutan baik retribusi diatur sendiri.
“Waktu, jadwal dan besaran retribusi per rumah tangga diatur pemerintah Kecamatan Belawa. Melalui satgas,” jelasnya
“Sampah kami diangkut sekali seminggu. Padahal awalnya pembicaraan 3 kali. Kadang lama baru diambil, sampai sampah kami berulat,” terangnya.
Menyikapi hal tersebut. Anggota DPRD Wajo , Arga Prasetya Ashar menjelaskan, terkait persoalan sampah sudah dikoordinasikan dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Wajo.
Untuk Kecamatan Belawa. Pelayanan sampah dilakukan sistem pengolahan mandiri. Artinya pengangkutan baik retribusi diatur sendiri.
“Waktu, jadwal dan besaran retribusi per rumah tangga diatur pemerintah Kecamatan Belawa. Melalui satgas,” jelasnya
Lihat Juga :