Jumlah Penduduk Miskin di Jawa Timur Lampaui Angka Kemiskinan Nasional
Jum'at, 13 Agustus 2021 - 10:31 WIB
Selama periode September 2020-Maret 2021, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan naik sebanyak 20.090 jiwa. Dari 1.820.130 jiwa pada September 2020 menjadi 1.840.210 jiwa pada Maret 2021. Sementara di daerah perdesaan turun sebanyak 33.320 jiwa. Dari 2.765.840 jiwa pada September 2020 menjadi 2.732.510 jiwa pada Maret 2021.
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kemiskinan selama periode September 2020-Maret 2021. Antara lain, situasi pandemi COVID-19 di Jatim masih terjadi. Selama bulan Maret 2021, di Jatim tambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 10.099 kasus, sedikit lebih banyak dibandingkan tambahan kasus terkonfirmasi positif selama September 2020 yang sebanyak 10.012 kasus.
Selanjutnya, selama periode September 2020-Maret 2021 terjadi inflasi umum sebesar 1,36%. Selama periode September 2020-Maret 2021 beberapa komoditi makanan juga mengalami perubahan indeks harga konsumen (IHK). Komoditi beras mengalami penurunan sebesar 0,25% serta gula pasir turun 1,40%.
Sementara itu, terjadi kenaikan harga untuk komoditi seperti cabai rawit sebesar 307,30%, cabai merah 85,03%, bawang putih 9,09%, bawang merah 21,89%, telur ayam ras naik 4,54 persen serta daging ayam ras 9,28%. Disisi lain, indeks upah buruh tanaman pangan mengalami kenaikan 1,44%.Yakni, dari 109,60 pada September 2020 menjadi 111,18 pada Maret 2021.
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kemiskinan selama periode September 2020-Maret 2021. Antara lain, situasi pandemi COVID-19 di Jatim masih terjadi. Selama bulan Maret 2021, di Jatim tambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 10.099 kasus, sedikit lebih banyak dibandingkan tambahan kasus terkonfirmasi positif selama September 2020 yang sebanyak 10.012 kasus.
Selanjutnya, selama periode September 2020-Maret 2021 terjadi inflasi umum sebesar 1,36%. Selama periode September 2020-Maret 2021 beberapa komoditi makanan juga mengalami perubahan indeks harga konsumen (IHK). Komoditi beras mengalami penurunan sebesar 0,25% serta gula pasir turun 1,40%.
Sementara itu, terjadi kenaikan harga untuk komoditi seperti cabai rawit sebesar 307,30%, cabai merah 85,03%, bawang putih 9,09%, bawang merah 21,89%, telur ayam ras naik 4,54 persen serta daging ayam ras 9,28%. Disisi lain, indeks upah buruh tanaman pangan mengalami kenaikan 1,44%.Yakni, dari 109,60 pada September 2020 menjadi 111,18 pada Maret 2021.
(shf)
Lihat Juga :