Menjamas Keris di Bulan Suro, Nguri-uri Budaya Leluhur Agar Tetap Lestari

Selasa, 10 Agustus 2021 - 14:54 WIB
Pemerhati keris, Dekan Bawono (47) warga Domas, Sidorejo, Salatiga sedang membersihkan keris di rumahnya, Selasa (10/8/2021). Foto/Ist
SALATIGA - Sebagian masyarakat Jawa Tengah menganggap Suro merupakan bulan yang sakral. Banyak warga yang masih nguri-uri budaya warisan leluhurnya saat bulan Suro .

Salah satunya adalah menjamas (membersihkan) pusaka seperti keris, tombak dan lainnya. Seperti yang dilakukan pemerhati keris di Salatiga, Dekan Bawono (47) warga Domas, Sidorejo. Setiap bulan Suro lelaki ini pasti menjamas puluhan keris koleksinya.



"Menjamas keris merupakan bagian dari kearifan lokal, tradisi dari leluhur. Dan ada nilai filosofi dari tradisi menjamas itu,“ ujar lelaki kelahiran Solo ini, Selasa (10/8/2021)

Baca juga: Tepat 1 Suro, Merapi Bergolak Semburkan Wedus Gembel Sejauh 3 Km

Menurut Dekan, sebenarnya keris tidak hanya dibersihkan pada bulan Suro saja. Alangkah baiknya jika sudah kotor dan muncul karat cepat dibersihkan. Namun karena sudah menjadi tradisi, maka sebagian orang yang memiliki pusaka menjamas keris pada bulan Suro.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!