Tren Kasus COVID-19 di Sleman Menurun, Kematian Pasien Masih Tinggi
Senin, 09 Agustus 2021 - 21:26 WIB
Secara akumulasi kasus COVID-19 di Sleman hingga Senin malam (9/8/2021) pukul 19.30 WIB, terkonfirmasi 37478 kasus. Rinciannya dirawat 647 kasus, isolasi mandiri 17 kasus, sembuh 29437 kasus, meninggal 1566 kasus.
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sleman Cahya Purnama mengatakan tren kasus baru dua hari terus mengalami penurunan, untuk kesembuhan terus meningkat, namun kematian masih tinggi. Termasuk untuk prosentase ketersisian BOR, baik tempat tidur isolasi COVID-19 maupun BOR ICU COVID-19 juga masih tinggi.
“Secara prosentase kesembuhan mencapai 78,2 persen dan kematian 4.05 persen. Sedangkan untuk keterisian BOR tempat tidur (TT) isolasi COVID, 72,6 persen dan BOR ICU COVID 81,56 persen,” katanya, Senin (9/8/2021) malam.
Atas kondisi ini menghimbau masyarakat untuk tetap menenerapkan prokes, yakni pakai masker, cuci tangan dengan air mengalir pakai sabun atau handsanitizer, menjaga jarak, tidak berkerumum dan membatasi mobulitas serta ikut vaksinasi. Baca juga: Minta Keringanan Dampak PPKM, Wali Kota Bandung Surati PLN, OJK, dan BPJS
Diharapkan dengan langkah ini kasus COVID-19 terus menurun dan Sleman menjadi zona hijau. “Jangan kendor, tetap terapkan prokes,” paparnya.
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sleman Cahya Purnama mengatakan tren kasus baru dua hari terus mengalami penurunan, untuk kesembuhan terus meningkat, namun kematian masih tinggi. Termasuk untuk prosentase ketersisian BOR, baik tempat tidur isolasi COVID-19 maupun BOR ICU COVID-19 juga masih tinggi.
“Secara prosentase kesembuhan mencapai 78,2 persen dan kematian 4.05 persen. Sedangkan untuk keterisian BOR tempat tidur (TT) isolasi COVID, 72,6 persen dan BOR ICU COVID 81,56 persen,” katanya, Senin (9/8/2021) malam.
Atas kondisi ini menghimbau masyarakat untuk tetap menenerapkan prokes, yakni pakai masker, cuci tangan dengan air mengalir pakai sabun atau handsanitizer, menjaga jarak, tidak berkerumum dan membatasi mobulitas serta ikut vaksinasi. Baca juga: Minta Keringanan Dampak PPKM, Wali Kota Bandung Surati PLN, OJK, dan BPJS
Diharapkan dengan langkah ini kasus COVID-19 terus menurun dan Sleman menjadi zona hijau. “Jangan kendor, tetap terapkan prokes,” paparnya.
(don)
Lihat Juga :