Tangani Corona, Kemendikbud Bantua RS UGM
Kamis, 28 Mei 2020 - 22:46 WIB
Rektor UGM, Prof Panut Mulyono mengatakan bantuan PCR dan APD ini akan menambah kemampuan RSA UGM dalam menangani dan menanggulangi wabah COVID-19. RSA UGM hingga saat ini telah menangani sebanyak 11 pasien positif COVID-19. Dari jumlah ini 10 pasien sudah sembuh.
“Mudah-mudahan kondisi ini menunjukan Yogyakarta baik dalam tata kelola seperti social distancing dan lain-lain sehingga harapannya dapat menjadi percontohan untuk daerah-daerah lain," harapnya.
Panut dalam kesempatan itu juga berharap di masa pandemi ini kampus-kampus dapat menciptakan alat-alat kesehatan dan menemukan obat-obat. Sehingga kampus-kampus di Indonesia menjadi pusat-pusat riset unggulan dan kedepan Indonesia bisa membuat alat sendiri tidak impor.
“Kalaupun terpaksa impor hanya bagian-bagian yang utama saja, tetapi yang lainnya tetap bisa dibuat dan dirakit di dalam negeri untuk dapat kita manfaatkan," ungkapnya.
“Mudah-mudahan kondisi ini menunjukan Yogyakarta baik dalam tata kelola seperti social distancing dan lain-lain sehingga harapannya dapat menjadi percontohan untuk daerah-daerah lain," harapnya.
Panut dalam kesempatan itu juga berharap di masa pandemi ini kampus-kampus dapat menciptakan alat-alat kesehatan dan menemukan obat-obat. Sehingga kampus-kampus di Indonesia menjadi pusat-pusat riset unggulan dan kedepan Indonesia bisa membuat alat sendiri tidak impor.
“Kalaupun terpaksa impor hanya bagian-bagian yang utama saja, tetapi yang lainnya tetap bisa dibuat dan dirakit di dalam negeri untuk dapat kita manfaatkan," ungkapnya.
(nun)
Lihat Juga :