Angka Kematian Pasien Covid-19 di Parepare Tinggi, Ini Sebabnya

Kamis, 05 Agustus 2021 - 19:01 WIB
"Jangan takut ke rumah sakit untuk memeriksakan diri jika mengalami gejala. Karena saat ini tak ada gejala Covid-19 yang khas selain demam, meriang, sakit kepala dan pegal-pegal. Hasil skrening akan menentukan apakah pasien terpapar atau tidak, termasuk apakah harus diopname atau tidak. Kami ada protokol terkait itu. Tak ada kami sengaja mengcovidkan pasien, jika memang hasil tesnya positif," Renny memaparkan.

Selain pasien usia lanjut yang memiliki riwayat penyakit bawaan atau komorbid, kata Renny lagi, ibu hamil saat ini pun sangat rentan terpapar . Setidaknya, kata dia, ada dua pasien ibu hamil yang meninggal karena masuk ke rumah sakit dalam kondisi yang sudah memburuk.

Baca Juga: Pengawasan Pasien Isolasi Mandiri di Parepare Minta Diperketat

Pihaknya, tambah Renny, memastikan ketersediaan alat medis, termasuk tabung oksigen, obat-obatan dan tenaga medis untuk pelayanan pasien Covid-19 , sangat memadai. Masyarakat diharapkan ikut bersama pemerintah hadapi pendemi dengan meningkatkan kesadaran memeriksakan diri saat mengalami gejala.

"Karena angka kesembuhan pasien Covid-19 di Parepare, masih jaun lebih tinggi dibanding angka kematian. Angka kesembuhan lebih dari 1.800 pasien, sementara angka kematian hingga kini berjumlah 95 orang," tandasnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!