Lombok Barat Gempar, Pekerja Migran Cantik Disekap dan Diperkosa Oleh Penyalur PMI hingga Hamil
Jum'at, 23 Juli 2021 - 00:11 WIB
Baca juga: Surabaya Gempar, Pemilik Toko di Pasar Kapasan Tewas Bersimbah Darah
"Pelaku memberangkatkan calon PMI yang masih anak-anak ke Timur Tengah, dengan memalsukan dokumen kependudukan korban. Yaitu menambah usia korban yang kelahiran tahun 2004, menjadi kelahiran tahun 1998," terangnya.
Dari hasil pengembangan penyidikan, Subdit IV Ditreskrimum Polda NTB, pelaku telah berhasil memberangkatkan sebanyak 70 PMI ilegal, dan yang masih menunggu proses pembuatan paspor ada sebanyak 50 orang.
Baca juga: Nyalakan Tanda Bahaya, COVID-19 Terus Menggila Seluruh Jabar Terapkan PPKM Level 4
Keberhasilan Subdit IV Ditreskrimum Polda NTB, dalam mengungkap kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), dan pemerkosaan ini pun diapreseasi Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTB. "Ini menjadi kado peringatan Hari Anak Nasional," tegas Ketua LPA NTB, Joko Jumadi.
"Pelaku memberangkatkan calon PMI yang masih anak-anak ke Timur Tengah, dengan memalsukan dokumen kependudukan korban. Yaitu menambah usia korban yang kelahiran tahun 2004, menjadi kelahiran tahun 1998," terangnya.
Dari hasil pengembangan penyidikan, Subdit IV Ditreskrimum Polda NTB, pelaku telah berhasil memberangkatkan sebanyak 70 PMI ilegal, dan yang masih menunggu proses pembuatan paspor ada sebanyak 50 orang.
Baca juga: Nyalakan Tanda Bahaya, COVID-19 Terus Menggila Seluruh Jabar Terapkan PPKM Level 4
Keberhasilan Subdit IV Ditreskrimum Polda NTB, dalam mengungkap kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), dan pemerkosaan ini pun diapreseasi Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTB. "Ini menjadi kado peringatan Hari Anak Nasional," tegas Ketua LPA NTB, Joko Jumadi.
(eyt)