Salat Idul Adha Dalam Masjid dan Lapangan di Gowa Diizinkan
Minggu, 18 Juli 2021 - 15:37 WIB
Suasana rapat koordinasi Pemkab Gowa dengan Forkopimda membahas pelaksanaan salat Idul Adha. Foto: Istimewa
GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memutuskan pelaksanaan Salat Idul Adha 1442 Hijriyah bisa dilakukan di masjid dan lapangan pada Selasa, (20/7/2021) nanti.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, meskipun Gowa masuk pada zona oranye, namun setelah berkoorrdinasi dengan Kemenag serta KUA di kecamatan, maka Gowa memungkinkan melaksanakan salat Idul Adha di masjid terlebih melakukan PPKM dengan prokes ketat dan masyarakat tidak boleh lintas kecamatan mengunjungi masjid melaksanakan salat Id.
Baca Juga: Sejumlah Warung Makan di Gowa Masih Ditemukan Langgar PPKM Mikro
Selain itu, bagi lansia dan tidak sehat dilarang mengikuti Salat Idul Adha ditambah penyembelihan dilakukan tidak di 10 Dzulhijjah tapi di hari Tasyrik 11, 12 untuk menghindari kerumunan.
"Jadi keputusan itu diambil setelah melakukan rapat koordinasi bersama Wakil Bupati Gowa, Forkopimda, Kemenag Gowa, dan sejumlah organisasi Islam di Gowa untuk mendengar saran dan masukan terkait pelaksanaan," ungkapnya, Minggu (18/7/2021).
Menurut Adnan, peningkatan kasus di Gowa dan Sulsel terjadi kenaikan signifikan, bahkan Gowa berada pada peringkat kedua tertinggi setelah Makassar pada kasus konfirmasi dalam sehari.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, meskipun Gowa masuk pada zona oranye, namun setelah berkoorrdinasi dengan Kemenag serta KUA di kecamatan, maka Gowa memungkinkan melaksanakan salat Idul Adha di masjid terlebih melakukan PPKM dengan prokes ketat dan masyarakat tidak boleh lintas kecamatan mengunjungi masjid melaksanakan salat Id.
Baca Juga: Sejumlah Warung Makan di Gowa Masih Ditemukan Langgar PPKM Mikro
Selain itu, bagi lansia dan tidak sehat dilarang mengikuti Salat Idul Adha ditambah penyembelihan dilakukan tidak di 10 Dzulhijjah tapi di hari Tasyrik 11, 12 untuk menghindari kerumunan.
"Jadi keputusan itu diambil setelah melakukan rapat koordinasi bersama Wakil Bupati Gowa, Forkopimda, Kemenag Gowa, dan sejumlah organisasi Islam di Gowa untuk mendengar saran dan masukan terkait pelaksanaan," ungkapnya, Minggu (18/7/2021).
Menurut Adnan, peningkatan kasus di Gowa dan Sulsel terjadi kenaikan signifikan, bahkan Gowa berada pada peringkat kedua tertinggi setelah Makassar pada kasus konfirmasi dalam sehari.
Lihat Juga :