Bea Cukai Makassar Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp1 Miliar Lebih
Kamis, 15 Juli 2021 - 17:54 WIB
Dia menambahkan, pemusnahan jadi wujud nyata pihaknya dalam melindungi masyarakat dari peredaran barang-barang ilegal dan berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan perekonomian negara serta kesehatan masyarakat.
"Hal ini tentu tidak lepas dari sinergi yang baik antara Bea Cukai Makassar dengan instansi pemerintah lain, baik di pusat maupun di daerah. Sehingga diharapkan bisa menjadi pesan positif ke masyarakat luas, sekaligus memberi efek jera bagi pelanggar," ungkap Eva.
Sedangkan, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan KPPBC TMP B Makassar, Siswo Kristyanto mengklaim tren rokok ilegal sudah menurun dibanding tahun sebelumnya.
Baca Juga: Ditpolairud Polda Kepri Gagalkan Penyeludupan Barang Ilegal
"Di tahun kemarin sebanyak 4 Juta batang, sekarang hanya 800 ribu barang sepanjang semester pertama ini," paparnya.
Dia menerangkan hasil tersebut tidak lepas dari kerjasama yang baik dengan pemerintah daerah. "Dimana masing-masing Pemda kita capture dalam sebulan dua kali melakukan penindakan bersama-sama dengan Pemda, jadi secara overall ruang gerak rokok ilegal semakin sempit," terangnya.
"Hal ini tentu tidak lepas dari sinergi yang baik antara Bea Cukai Makassar dengan instansi pemerintah lain, baik di pusat maupun di daerah. Sehingga diharapkan bisa menjadi pesan positif ke masyarakat luas, sekaligus memberi efek jera bagi pelanggar," ungkap Eva.
Sedangkan, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan KPPBC TMP B Makassar, Siswo Kristyanto mengklaim tren rokok ilegal sudah menurun dibanding tahun sebelumnya.
Baca Juga: Ditpolairud Polda Kepri Gagalkan Penyeludupan Barang Ilegal
"Di tahun kemarin sebanyak 4 Juta batang, sekarang hanya 800 ribu barang sepanjang semester pertama ini," paparnya.
Dia menerangkan hasil tersebut tidak lepas dari kerjasama yang baik dengan pemerintah daerah. "Dimana masing-masing Pemda kita capture dalam sebulan dua kali melakukan penindakan bersama-sama dengan Pemda, jadi secara overall ruang gerak rokok ilegal semakin sempit," terangnya.
Lihat Juga :