Kurangi Dewan Bolos saat Rapat, BK DPRD Sulsel Usulkan Digitalisasi Absen
Rabu, 14 Juli 2021 - 18:52 WIB
Kehadiran anggota dewan pada rapat-rapat baik kegiatan komisi, pansus dan yang lain kata Irfan sangat dibutuhkan dalam rangka berkontribusi melakukan pengawasan.
Baca juga:Aktivis Antikorupsi Desak Penegak Hukum Usut Proyek Islamic Center Bone
"Karena jujur saja selama ini yang banyak terpantau kehadiran anggota hanya saat paripurna. Sementara rapat komisi, pansus, fraksi itu tidak teridentifikasi," ujar politisi PAN itu.
Sementara rapat-rapat di luar paripurna lanjut Irfan, sangat dibutuhkan kehadiran para wakil rakyat tersebut. Mengingat perannya begitu penting untuk menunjang kinerja pemerintahan Provinsi Sulsel.
"Dengan sistem digitalisasi absen ini, kita bisa memantau kehadiran mereka dalam kegiatan kedewanan. Kita harap di tahun 2022 sudah bisa dilaksanakan, karena kita usulkan untuk dimasukkan dalam Renja," jelas anggota Komisi E DPRD Sulsel itu.
Baca juga:Aktivis Antikorupsi Desak Penegak Hukum Usut Proyek Islamic Center Bone
"Karena jujur saja selama ini yang banyak terpantau kehadiran anggota hanya saat paripurna. Sementara rapat komisi, pansus, fraksi itu tidak teridentifikasi," ujar politisi PAN itu.
Sementara rapat-rapat di luar paripurna lanjut Irfan, sangat dibutuhkan kehadiran para wakil rakyat tersebut. Mengingat perannya begitu penting untuk menunjang kinerja pemerintahan Provinsi Sulsel.
"Dengan sistem digitalisasi absen ini, kita bisa memantau kehadiran mereka dalam kegiatan kedewanan. Kita harap di tahun 2022 sudah bisa dilaksanakan, karena kita usulkan untuk dimasukkan dalam Renja," jelas anggota Komisi E DPRD Sulsel itu.
Lihat Juga :