Penyintas COVID-19, Puluhan Santri Ma'had As Surkati Salatiga Jadi Pendonor Rutin Plasma Konvalesen
Selasa, 06 Juli 2021 - 08:39 WIB
Setelah proses awal itu, donor plasma dilakukan rutin setiap bulan. Donor plasma konvalesen sedikit berbeda dengan donor darah biasa. Dibutuhkan waktu lebih lama, yakni kisaran 50-60 menit untuk mengambil.
"Di luar yang rutin, jika memungkinkan memang kita membantu personal yang membutuhkan. Jumlahnya cukup banyak, hingga ratusan per hari," ucapnya.
Baca juga: COVID-19 Mengganas, Permintaan Oksigen di Salatiga Meningkat Tajam
Namun, kata dia, semua permintaan donor darah diarahkan ke PMI agar terkoordinasi dengan baik. Dia sendiri sudah lima kali mendonorkan darahnya. "Ini kami lakukan atas dasar murni kemanusiaan. Tidak ada faktor ekonomi. Inilah yang disebut ada hikmah yang datang setelah musibah," ucapnya.
Dokter Nunung Setyowati yang menangani kasus COVID-19 di ponpes tersebut mengapresiasi kesediaan keluarga besar ponpes yang mau menjadi pendonor darah plasma secara rutin. "Ini bisa ditiru oleh para penyintas lainnya agar mau berbagi kepada sesama," ucapnya
"Di luar yang rutin, jika memungkinkan memang kita membantu personal yang membutuhkan. Jumlahnya cukup banyak, hingga ratusan per hari," ucapnya.
Baca juga: COVID-19 Mengganas, Permintaan Oksigen di Salatiga Meningkat Tajam
Namun, kata dia, semua permintaan donor darah diarahkan ke PMI agar terkoordinasi dengan baik. Dia sendiri sudah lima kali mendonorkan darahnya. "Ini kami lakukan atas dasar murni kemanusiaan. Tidak ada faktor ekonomi. Inilah yang disebut ada hikmah yang datang setelah musibah," ucapnya.
Dokter Nunung Setyowati yang menangani kasus COVID-19 di ponpes tersebut mengapresiasi kesediaan keluarga besar ponpes yang mau menjadi pendonor darah plasma secara rutin. "Ini bisa ditiru oleh para penyintas lainnya agar mau berbagi kepada sesama," ucapnya
(msd)
Lihat Juga :