WHO Peringatkan Peningkatan Penyebaran Virus Corona di Amerika Latin
Rabu, 27 Mei 2020 - 09:09 WIB
Tingkat kematian harian Brasil menjadi yang tertinggi di dunia pada hari Senin dan sebuah studi Universitas Washington telah memperingatkan bahwa jumlah total korban tewas negara itu, bisa naik lima kali lipat menjadi 125.000 pada awal Agustus.
"Wilayah kami telah menjadi pusat pandemi COVID-19 ," kata Etienne, Direktur PAHO dan lainnya memperingatkan ada minggu-minggu "yang sangat sulit" untuk kawasan itu dan Brasil masih harus menempuh jalan panjang sebelum melihat pandemi berakhir.
Benua Amerika telah mendaftarkan lebih dari 2,4 juta kasus Virus Corona baru dan lebih dari 143.000 kematian akibat penyakit pernapasan COVID-19 .
"Amerika Latin telah melewati Eropa dan Amerika Serikat dalam infeksi perhari," katanya.
"Baik Peru dan Chili juga melaporkan insiden tinggi, tanda bahwa transmisi masih meningkat di negara-negara ini," kata Etienne pada briefing mingguan virtual yang dilansir dari Al Jazeera, Rabu, (27/05/2020).
Peru telah melaporkan lebih dari 123.900 kasus dan 3.629 kematian, sementara Chili telah mengkonfirmasi lebih dari 76.900 infeksi, melaporkan rekor 5.000 kasus baru pada hari Senin, sementara jumlah kematiannya mencapai 806.
"Wilayah kami telah menjadi pusat pandemi COVID-19 ," kata Etienne, Direktur PAHO dan lainnya memperingatkan ada minggu-minggu "yang sangat sulit" untuk kawasan itu dan Brasil masih harus menempuh jalan panjang sebelum melihat pandemi berakhir.
Benua Amerika telah mendaftarkan lebih dari 2,4 juta kasus Virus Corona baru dan lebih dari 143.000 kematian akibat penyakit pernapasan COVID-19 .
"Amerika Latin telah melewati Eropa dan Amerika Serikat dalam infeksi perhari," katanya.
"Baik Peru dan Chili juga melaporkan insiden tinggi, tanda bahwa transmisi masih meningkat di negara-negara ini," kata Etienne pada briefing mingguan virtual yang dilansir dari Al Jazeera, Rabu, (27/05/2020).
Peru telah melaporkan lebih dari 123.900 kasus dan 3.629 kematian, sementara Chili telah mengkonfirmasi lebih dari 76.900 infeksi, melaporkan rekor 5.000 kasus baru pada hari Senin, sementara jumlah kematiannya mencapai 806.
Lihat Juga :