Memutus Mata Rantai Penyebaran COVID-19 Melalui Kampung Tangguh

Rabu, 27 Mei 2020 - 06:56 WIB
Melalui sistem kampung tangguh ini, relawan bisa memantau perilaku warga di lokasi zona merah melalui kamera CCTV dan melakukan patroli kesehatan bersama petugas dinas kesehatan dengan menggunakan pakaian apd lengkap.

Tidak hanya mengawasi kedisiplinan warga dalam mematuhi aturan PSBB, melalui sistem kampung tangguh ini relawan juga menyediakan bahan pangan yang diberikan gratis kepada warga yang menjalani isolasi mandiri karena terindikasi terpapar virus COVID-19.

Sementara untuk mendukung kampung tangguh ini, Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya menurunkan tenaga Babin dan Babinsa ke desa yang akan melaksanakan tugas bersama relawan untuk mendisiplinkan masyarakat dan mematuhi aturan PSBB.

“Kalau semuanya bisa berjalan lancar, mudah-mudahan teman-teman personel Polri bisa mmebantu masyarakat dalam sistem Kampung Tangguh,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran.

Sementara itu, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah mengatakan, pola-pola kampung tangguh seperti di Desa Waru ini, bisa ditularkan kepada kampung lainnya.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!