Alarm Merah untuk Keterisian Bed RS Rujukan COVID-19 di Malang Raya

Selasa, 29 Juni 2021 - 10:48 WIB
Bahkan kondisi keterpakaian ventilator di RS Wava Husada juga sudah penuh. Hal ini menyebabkan pasien - pasien yang datang dengan kondisi sedang hingga berat tak bisa ditangani maksimal.

"Penggunaan ventilator hampir selalu full, jadi kasus yang datang (ke rumah sakit) hampir kebanyakan yang berat, karena kalau ringan tentu masyarakat nggak datang juga," ungkapnya.

Baca juga: Pemakaman Pasien COVID-19 di Malang Pecah Rekor, Sehari 18 Kasus

Untuk menyiasati keterbatasan kapasitas rumah sakit, pihaknya menyediakan layanan video call melalui program telemedicine bagi pasien - pasien COVID-19 dengan gejala ringan hingga sedang, yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Mereka sebelumnya telah memeriksakan kondisinya ke RS Wava Husada, namun karena kapasitas rumah sakit yang penuh mereka disarankan menjalankan isolasi mandiri di rumah sambil diawasi tenaga medis dari RS Wava Husada.

"Dia datang awal kita lakukan pemeriksaan konsultasi dengan dokter, dia mendapatkan resep vitamin dan anti virus tergantung hasil pemeriksaan. Setiap hari dokter akan melakukan video call dengan pasien di rumah tersebut yang paling dibutuhkan kan itu. Itu untuk yang ringan - ringan kami lakukan seperti itu," paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!