Buka Latihan Kepemimpinan ASN, Ridwan Kamil: Pemimpin Harus Bijak

Selasa, 22 Juni 2021 - 14:52 WIB
"Itulah contoh ketidakmampuan memimpin diri sendiri," ucapnya di hadapan 60 peserta pelatihan yang merupakan aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai instansi se-Indonesia itu.

Kang Emil mengatakan, tahapan kedua yang harus dilalui pemimpin yakni memimpin keluarga. Dari catatannya, banyak pemimpin yang tidak lulus dalam tahapan ini, terlihat dari cukup tingginya angka perceraian di Indonesia.

"Suami menjadi imam bagi istri dan anaknya, tidak semua juga lulus buktinya tingkat perceraian cukup tinggi," tuturnya.

Baca juga: Tersinggung Karena Pengaruh Miras, Kepala Desa di Majalengka Aniaya Warga

Tahap ketiga adalah kepemimpinan di masyarakat maupun organisasi yang akan segera menjadi tanggung jawab para peserta pelatihan.

Kang Emil menekankan, kepemimpinan tahap ini tidak bisa dihindarkan dari perubahan global. Salah satu yang harus diwaspadai pemimpin adalah menyadari bahwa dunia semakin kompetitif.

"Maka kalau pemimpin tidak bisa berkompetisi, bahasa Inggrisnya pas-pasan, wawasan digitalnya terbatas, ilmunya tidak di-update akan kalah dengan bangsa lain yang bergerak lebih cepat," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!