Wakil Gubernur Kalteng Pimpin Rapat Strategi Percepatan Vaksinasi

Kamis, 17 Juni 2021 - 16:49 WIB
Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo pimpin Rapat Strategi Percepatan Vaksinasi Provinsi (Prov) Kalteng.
PALANGKA RAYA - Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo pimpin Rapat Strategi Percepatan Vaksinasi Provinsi (Prov) Kalteng, bertempat di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (17/6/2021).

Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo dalam arahannya menyampaikan Rapat ini merupakan tindak lanjut Surat Edaran Gubernur Kalteng Nomor: 188.54/71/2021 tanggal 3 Juni 2021 tentang Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Prov. Kalteng.

“Kami sengaja melaksanakan Rapat Strategi Percepatan Vaksinasi sebagai tindak lanjut dari petunjuk dan arahan Bapak Gubernur terkait pelaksanaan Percepatan dalam rangka Vaksinasi di Prov. Kalteng. Sebagai gambaran, kita mengetahui bahwa vaksinasi ini diharapkan sampai dengan akhir Agustus masyarakat Kalteng bisa mencapai 70 persen,” tutur Edy Pratowo.

Edy Pratowo mengharapkan pelaksanaan vaksinasi massal ini bisa dilakukan secara menyeluruh untuk membentuk herd immunity.

“Hal yang paling penting bagaimana program vaksinasi massal ini bisa dilakukan secara menyeluruh dalam rangka untuk membentuk herd imunity, sehingga hal ini bisa melindungi masyarakat kalteng untuk tidak mudah terkena Covid-19,” tuturnya.



Terkait, Strategi Percepatan Vaksinasi, Wakil Gubernur Kalteng mengungkapkan sesuai arahan Gubernur Kalteng, sebagai model pelaksanaan dimulai dari Kota Palangka Raya.

“Terkait, Strategi Percepatan Vaksinasi, Bapak Gubernur menginstruksikan sebagai model pelaksanaan, kita akan melalukan dimulai Kota Palangka Raya terlebih dahulu,” ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Prov. Kalteng Suyuti Syamsul dalam laporannya menyampaikan strategi Percepatan Vaksinasi di Prov. Kalteng melibatkan Dinas Pendidikan untuk mobilisasi sasaran Wali Kelas, perguruan tinggi untuk mobilisasi sasaran mahasiswa yang berusia 18 tahun keatas (menunjukkan kartu vaksinasi sebagai persyaratan mengikuti perkuliahan.

Selain itu juga melibatkan Dinas Sosial melalui PKH untuk mobilisasi sasaran penerima bantuan sosial, Samsat/Bapenda untuk perpanjangan SIM/STNK menunjukan kartu vaksinasi, Dinas Perhubungan, pelaku perjalanan darat, laut, dan udara wajib menunjukan kartu vaksinasi selain swab antigen, Lurah/Kepala Desa/Camat untuk menyiapkan tempat vaksinasi (kantor lurah, kantor camat), RT-RW mobilisasi warganya untuk mendatangi sentra vaksinasi terdekat serta melibatkan tokoh agama untuk memobilisasi jamaahnya.
Halaman :
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More