Longsor Tewaskan 4 Warga di Bulukumba, Pemilik Lahan Bekas Tambang Diperiksa
Senin, 20 April 2020 - 14:53 WIB
"Untuk korban yang masih selamat itu belum bisa kita mintai keterangan karena masih kondisi sakit dan masih menjalani perawatan medis pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bulukumba," lanjut Berry.
Lokasi kejadian kata Berry, merupakan bekas tambang galian yang tidak beroperasi lagi. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, para korban tewas tertimbun longsor beserta satu unit truk. Mereka diketahui menggali batu kapur secara manual alias tidak menggunakan alat berat.
"Mobil yang digunakan korban itu terparkir tepat dibawa bukit yang terjadi longsor karena korban waktu itu menggali menggunakan linggis dan peralatan seadanya saja," jelas Berry.
Sebelumnya, dua alat berat dikerahkan ke lokasi untuk mencari korban yang tertimbun tanah longsor bekas tambang di Desa Caramming.
Koordinator SAR Panrita Rescue, Yusuf, mengaku telah mengevakuasi lima korban tanah longsor bekas tambang di Desa Caramming. Sayangnya, empat diantaranya ditemukan tak bernyawa lagi. "Satu orang berhasil diselamatkan dari longsor tambang bernama Mahir (50), sementara empat orang lainnya dinyatakan meninggal dunia di lokasi," papar Yusuf.
Lokasi kejadian kata Berry, merupakan bekas tambang galian yang tidak beroperasi lagi. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, para korban tewas tertimbun longsor beserta satu unit truk. Mereka diketahui menggali batu kapur secara manual alias tidak menggunakan alat berat.
"Mobil yang digunakan korban itu terparkir tepat dibawa bukit yang terjadi longsor karena korban waktu itu menggali menggunakan linggis dan peralatan seadanya saja," jelas Berry.
Sebelumnya, dua alat berat dikerahkan ke lokasi untuk mencari korban yang tertimbun tanah longsor bekas tambang di Desa Caramming.
Koordinator SAR Panrita Rescue, Yusuf, mengaku telah mengevakuasi lima korban tanah longsor bekas tambang di Desa Caramming. Sayangnya, empat diantaranya ditemukan tak bernyawa lagi. "Satu orang berhasil diselamatkan dari longsor tambang bernama Mahir (50), sementara empat orang lainnya dinyatakan meninggal dunia di lokasi," papar Yusuf.
(tri)
Lihat Juga :