Penyelundupan Cenderawasih Awetan dari Papua Berhasil Digagalkan

Selasa, 08 Juni 2021 - 12:37 WIB
Jumlah populasi Burung Cenderawasih di alam semakin berkurang akibat perburuan terus-menerus. Dikhawatirkan, burung ini bisa punah jika tidak dilindungi dan dikendalikan peredarannya, termasuk dalam bentuk specimen kering yang sudah mati.

Apalagi, proses perkembangbiakan Cenderawasih termasuk lambat karena betina hanya bertelur dua atau tiga butir dalam satu masa kawin. “Karantina memberikan perhatian terhadap peredaran satwa langka seperti ini. Apalagi, peredaran ilegal juga dapat berpotensi menyebarkan hama penyakit hewan,” terang Yusup.

Awetan Cenderawasih yang telah diamankan petugas Karantina Ternate selanjutnya diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah I Maluku Utara. Baca juga: Menyaksikan Burung Cenderawasih Merah Liar dari Desa Sawinggrai

“Bersama BKSDA, karantina pertanian siap melakukan pengawasan peredaran tumbuhan dan satwa liar. Kekayaan sumber daya alam kita ini harus dijaga dan dilestarikan bersama-sama agar dapat dinikmati hingga anak cucu,” pungkas Yusup.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!