Perjanjian Diteken, Ridwan Kamil Resmi Borong Jagung dari Banyuasin
Jum'at, 04 Juni 2021 - 19:31 WIB
Kang Emil menuturkan, pangsa pasar komoditas jagung di Jabar sangat besar. Diketahui, kebutuhan jagung Jabar mencapai 25.000 ton per bulan, tapi lahan yang dapat ditanami hanya 5.000-10.000 hektare. Karena itu, Jabar memerlukan suplai dari provinsi lain untuk memenuhi kebutuhan jagung.
"Jagung ini kebutuhan pasarnya sangat besar hanya lahan di Jabar sangat terbatas untuk jagung. Sehingga sudah cocok jodohnya di Kabupaten Banyuasin, Sumsel yang punya lahan ribuan hektare yang tentunya saling menguntungkan," terangnya.
"Kerja sama ini menguntungkan para petani, ekonomi lokal, transfer teknologi dan lain-lain. Tahap-tahap berikut seperti aspirasi dari Bupati Banyuasin kita akan mengembangkan produk lainnya yang dibutuhkan di Jabar," sambungnya.
Kang Emil pun berharap, kerja sama antardaerah ini dapat meningkatkan relasi ekonomi yang saling menguntungkan.
"Mudah-mudahan dengan kerja sama antardaerah ini, lebih konkret sehingga ujungnya tadi menghasilkan kemandirian pangan, menghasilkan juga kerja sama antardaerah yang baik sehingga terasa relasi antardaerah," katanya.
Selain itu, Kang Emil juga mendorong PT Agro Jabar untuk memiliki sumber neraca pangan yang aman untuk memastikan semua kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi.
"Jagung ini kebutuhan pasarnya sangat besar hanya lahan di Jabar sangat terbatas untuk jagung. Sehingga sudah cocok jodohnya di Kabupaten Banyuasin, Sumsel yang punya lahan ribuan hektare yang tentunya saling menguntungkan," terangnya.
"Kerja sama ini menguntungkan para petani, ekonomi lokal, transfer teknologi dan lain-lain. Tahap-tahap berikut seperti aspirasi dari Bupati Banyuasin kita akan mengembangkan produk lainnya yang dibutuhkan di Jabar," sambungnya.
Kang Emil pun berharap, kerja sama antardaerah ini dapat meningkatkan relasi ekonomi yang saling menguntungkan.
"Mudah-mudahan dengan kerja sama antardaerah ini, lebih konkret sehingga ujungnya tadi menghasilkan kemandirian pangan, menghasilkan juga kerja sama antardaerah yang baik sehingga terasa relasi antardaerah," katanya.
Selain itu, Kang Emil juga mendorong PT Agro Jabar untuk memiliki sumber neraca pangan yang aman untuk memastikan semua kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi.
Lihat Juga :