Salat Idul Fitri yang Sunyi di Tengah Pandemi COVID-19
Minggu, 24 Mei 2020 - 07:16 WIB
"Tahun ini memang kami batasi peserta Salat Idul Fitrinya. Kami hanya menyiapkan sesuai kapasitas masjid saja, sekitar 1.000 orang. Kalau biasanya peserta Salat Ied bisa mencapai 35 ribu orang," ujar Ketua Takmir Masjid Agung Kota Malang, KH. Zainudin.
Selain jumlah jamaah yang terbatas, protokol kesehatan juga dengan ketat diterapkan selama pelaksanaan Salat Idul Fitri. Tiga buah bilik sterilisasi diaktifkan di depan masjid. Selain itu juga disediakan tempat cuci tangan.
Bahkan, peserta salat juga saling menjaga jarak sesuai ketentuan protokol kesehatan dimasa pandemi COVID-19. Mereka semua dianjurkan mengenakan masker. "Protokol kesehatan kami terapkan, sesuai aturan pemerintah," tegas Wakil Ketua Takmir Masjid Agung Kota Malang, KH. Abdul Azis.
Dia juga mengatakan, pelaksanaan Salat Idul Fitri tahun ini juga dilaksanakan lebih awal. Biasanya salat baru dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Kali ini, salat sudah dimulai pukul 05.45 WIB.
Selain jumlah jamaah yang terbatas, protokol kesehatan juga dengan ketat diterapkan selama pelaksanaan Salat Idul Fitri. Tiga buah bilik sterilisasi diaktifkan di depan masjid. Selain itu juga disediakan tempat cuci tangan.
Bahkan, peserta salat juga saling menjaga jarak sesuai ketentuan protokol kesehatan dimasa pandemi COVID-19. Mereka semua dianjurkan mengenakan masker. "Protokol kesehatan kami terapkan, sesuai aturan pemerintah," tegas Wakil Ketua Takmir Masjid Agung Kota Malang, KH. Abdul Azis.
Dia juga mengatakan, pelaksanaan Salat Idul Fitri tahun ini juga dilaksanakan lebih awal. Biasanya salat baru dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Kali ini, salat sudah dimulai pukul 05.45 WIB.
Lihat Juga :