Lupa Gak Sarapan, Guru SD di Baubau Lemas dan Sesak Nafas Usai Divaksin
Sabtu, 29 Mei 2021 - 08:38 WIB
Kemudian pasien diizinkan mengikuti vaksinasi massal. Namun usai divaksin, detak jantungnya terasa lebih cepat, lemas dan sesak nafas. "Setelah diberikan pertolongan medis, kondisi pasien berangsur membaik," kata Jubis Satgas COVID-19 Baubau, dr. Lukman.
Baca juga: Tunggak Utang Rp7 M, Layanan di RSUD Ryacudu Lampung Utara Tersendat
Kendati demikian, kata Lukman, pasien masih dilakukan observasi dan selang oksigen belum dicabut. "Pasien masih merasakan sesak nafas," tambahnya.
Kejadian ini menyebabkan sejumlah guru yang akan mengikuti vaksinasi banyak yang pulang, tidak jadi vaksinasi.
Peristiwa ini pernah terjadi pekan sebelumnya. Korbannya guru SMP, La Hinu (59) yang meninggal dunia beberapa jam usai disuntik vaksin sebagai persiapan sekolah tatap muka di Baubau.
Baca juga: Tunggak Utang Rp7 M, Layanan di RSUD Ryacudu Lampung Utara Tersendat
Kendati demikian, kata Lukman, pasien masih dilakukan observasi dan selang oksigen belum dicabut. "Pasien masih merasakan sesak nafas," tambahnya.
Kejadian ini menyebabkan sejumlah guru yang akan mengikuti vaksinasi banyak yang pulang, tidak jadi vaksinasi.
Peristiwa ini pernah terjadi pekan sebelumnya. Korbannya guru SMP, La Hinu (59) yang meninggal dunia beberapa jam usai disuntik vaksin sebagai persiapan sekolah tatap muka di Baubau.
(msd)
Lihat Juga :