Sektor Pariwisata Terpuruk, Keluhan THR Didominasi Perhotelan
Selasa, 25 Mei 2021 - 11:32 WIB
"Okupansi hotel itu kalau mau dilihat yah tingkat hunian, Ramadhan kemarin kan itu rendah. Ini mereka lagi low season," ujarnya.
Hal ini kemudian diperparah oleh Covid-19 yang terjadi sejak awal tahun lalu. Hal ini juga dibenarkan oleh Ketua Persatuan Hotel Republik Indonesia (PHRI) Sulsel Anggiat Sinaga. Menurutnya posisi hotel saat ini cukup dilematis di mana di satu sisi ekonomi mereka sangat terpuruk namun harus memenuhi kewajiban tersebut.
"Ini memang sangat dilematis, karena (hotel) salah satu industri sangat porak poranda. Hingga sulit mewujudkan kewajiban seperti apa adanya, karena hunian drop," jelas dia.
Saat ini beber dia, okupansi diakui sudah bergerak positif dengan peningkatan rata-rata hingga 28-30%, dari sejak awal tahun lalu hanya mampu mencapai 18-25%.
Hanya saja jumlah 30% dianggapnya masih sulit mengakomodir operasional secara normal.
Hal ini kemudian diperparah oleh Covid-19 yang terjadi sejak awal tahun lalu. Hal ini juga dibenarkan oleh Ketua Persatuan Hotel Republik Indonesia (PHRI) Sulsel Anggiat Sinaga. Menurutnya posisi hotel saat ini cukup dilematis di mana di satu sisi ekonomi mereka sangat terpuruk namun harus memenuhi kewajiban tersebut.
"Ini memang sangat dilematis, karena (hotel) salah satu industri sangat porak poranda. Hingga sulit mewujudkan kewajiban seperti apa adanya, karena hunian drop," jelas dia.
Saat ini beber dia, okupansi diakui sudah bergerak positif dengan peningkatan rata-rata hingga 28-30%, dari sejak awal tahun lalu hanya mampu mencapai 18-25%.
Hanya saja jumlah 30% dianggapnya masih sulit mengakomodir operasional secara normal.
Lihat Juga :