Korpri dan Baznas Bersinergi Mentasyarufkan Zakat kepada 4.034 Mustahik
Jum'at, 07 Mei 2021 - 13:52 WIB
Baca juga Ning Ita Sidak Prokes dan Stabilitas Komoditas Pangan Jelang Lebaran
Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita menjelaskan bahwa ini merupkan agenda rutin Pemko yang bersinergi dengan Korpri dan Baznas adalah guna menumbuhkan rasa empati dan gotong-royong di antara seluruh umat muslim yang ada di Kota Mojokerto.
“Zakat yang merupakan kewajiban bagi seluruh umat muslim di mana tujuan pengeluaran zakat adalah untuk mensucikan diri terkait zakat fitrah dan untuk mensucikan harta terkait zakat mal," katanya.
Menurut Ning Ita, Korpri Kota Mojokerto sebagai bagian keluarga besar Pemerintah Kota Mojokerto bekerja sama dengan Baznas karena memang memiliki tugas dan fungsi dalam rangka mentasyarufkan, me-manage terkait Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) bagi seluruh masyarakat. "Di dalam harta kita terdapat hak-hak orang lain, maka sangat tepat apa yan dilakukan Korpri,” tuturnya.
Ning ita juga menyampaikan harapannya agar pada tahun-tahun yang akan datang jumlah penerima zakat infak dan sedakah di Kota Mojokerto semakin menurun. “Bukan berarti semakin sedikit yang diberi itu semakin pelit. Artinya jika semakin sedikit orang yang menerima maka itu artinya tingkat kesejahteraan warga Kota Mojokerto itu meningkat," katanya.
Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita menjelaskan bahwa ini merupkan agenda rutin Pemko yang bersinergi dengan Korpri dan Baznas adalah guna menumbuhkan rasa empati dan gotong-royong di antara seluruh umat muslim yang ada di Kota Mojokerto.
“Zakat yang merupakan kewajiban bagi seluruh umat muslim di mana tujuan pengeluaran zakat adalah untuk mensucikan diri terkait zakat fitrah dan untuk mensucikan harta terkait zakat mal," katanya.
Menurut Ning Ita, Korpri Kota Mojokerto sebagai bagian keluarga besar Pemerintah Kota Mojokerto bekerja sama dengan Baznas karena memang memiliki tugas dan fungsi dalam rangka mentasyarufkan, me-manage terkait Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) bagi seluruh masyarakat. "Di dalam harta kita terdapat hak-hak orang lain, maka sangat tepat apa yan dilakukan Korpri,” tuturnya.
Ning ita juga menyampaikan harapannya agar pada tahun-tahun yang akan datang jumlah penerima zakat infak dan sedakah di Kota Mojokerto semakin menurun. “Bukan berarti semakin sedikit yang diberi itu semakin pelit. Artinya jika semakin sedikit orang yang menerima maka itu artinya tingkat kesejahteraan warga Kota Mojokerto itu meningkat," katanya.
Lihat Juga :