Ingin Kulit Sehat saat Menggunakan Masker Wajah, Ini Tipsnya
Jum'at, 07 Mei 2021 - 11:25 WIB
Ganti Masker Setiap 4 Jam
Jenis masker yang direkomendasikan oleh penelitian dermatologis memang belum ada. Di sisi lain, penggunaan masker memang dapat menimbulkan resiko terjadinya jerawat. Baca juga: Mengandung Serum dan Sunscreen, Clinique Perkenalkan Foundation SPF 20 untuk Wanita Asia
Maka, gunakan masker yang nyaman dan dianjurkan rajin mengganti setiap minimal 4 jam supaya keringat dan kelembaban tetap terjaga. "Anda bisa membuka masker atau melepas sebentar setiap 2 jam sekali dengan kondisi aman disekitar anda. Kemampuan filtrasi pada masker maksimal 8 jam," kata dokter Inda.
Bagi anda yang rentan berjerawat, masker kain yang terbuat dari bahan katun dapat membantu menyerap keringat dan memungkinkan kulit untuk bernafas. Pada penggunaan masker kain yang dapat digunakan kembali harus dipastikan bersih dan dicuci sebelum digunakan kembali.
"Perawatan pada wajah bisa digunakan sabun bayi untuk kulit sensitif atau iritasi. Hindari penggunaan produk pelembab yang belum teruji secara klinis", paparnya.
Jenis masker yang direkomendasikan oleh penelitian dermatologis memang belum ada. Di sisi lain, penggunaan masker memang dapat menimbulkan resiko terjadinya jerawat. Baca juga: Mengandung Serum dan Sunscreen, Clinique Perkenalkan Foundation SPF 20 untuk Wanita Asia
Maka, gunakan masker yang nyaman dan dianjurkan rajin mengganti setiap minimal 4 jam supaya keringat dan kelembaban tetap terjaga. "Anda bisa membuka masker atau melepas sebentar setiap 2 jam sekali dengan kondisi aman disekitar anda. Kemampuan filtrasi pada masker maksimal 8 jam," kata dokter Inda.
Bagi anda yang rentan berjerawat, masker kain yang terbuat dari bahan katun dapat membantu menyerap keringat dan memungkinkan kulit untuk bernafas. Pada penggunaan masker kain yang dapat digunakan kembali harus dipastikan bersih dan dicuci sebelum digunakan kembali.
"Perawatan pada wajah bisa digunakan sabun bayi untuk kulit sensitif atau iritasi. Hindari penggunaan produk pelembab yang belum teruji secara klinis", paparnya.
Lihat Juga :