Ini Tantangan Industri Petrokima Pasca Corona

Jum'at, 22 Mei 2020 - 06:00 WIB
Bila bahan baku telah diatasi, lanjut Arif, peluang pasar ekspor pupuk Indonesia sangat terbuka. Pada masa pandemi saat ini saja, hampir semua negara di dunia memberi prioritas untuk pupuk. India yang memberlakukan kebijakan lockdown tetap membuka kesempatan impor seluas-luasnya untuk impor pupuk.

”Sebelum COVID-19 masuk Indonesia, kami tidak ada masalah mengisi pasar impor pupuk ke China karena mereka memberi kelonggaran untuk transportasi pupuk,” ujar Arif dalam kajian yang diikuti 156 peserta, terdiri dari alumni ITS lintas disiplin ilmu, dari dalam dan luar negeri ini.

Adam Rozelli menyampaikan, kondisi pandemi yang tak terduga seperti COVID-19 sangat tidak menguntungkan untuk industri. Fenomena rush dan peningkatan penjualan saat pandemi menurut dia hanya bersifat sementara. Boleh jadi, berikutnya yang terjadi penjualan retail akan anjlok.

”Sejumlah regulasi yang memberikan dukungan usaha sangat dibutuhkan agar pelaku usaha retail dapat bernapas,” katanya.

(Baca: Bentrok Ormas di Kota Bekasi, Dua Bangunan Rusak dan Empat Motor Terbakar)

Sementara Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri Kementerian Perindustrian Doddy Rahadi menyampaikan bahwa Kementerian Perindustrian terus mencari celah untuk industri hilir agar dapat bertahan dan mampu keluar dari kondisi pandemi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!