Live IG Sindonews, Gus Irsyad Tawarkan Gagasan Kebal Covid-19
Kamis, 21 Mei 2020 - 22:29 WIB
Kapan Kebal Covid-19 dilaksanakan? Ide penanganan Covid-19 secara terpadu dalam taraf penggodokan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) yang membidangi sosial, ekonomi dan budaya.
"Saat ini yang mengampu penanganan Covid-19 seperti BPBD, Dinas Kesehatan, sedangkan OPD lainnya agak lesu karena pandemik Covid-19 ini. Program Kebal Covid-19 kita serahkan kepada OPD lain untuk membuat program-program Kebal Covid-19," tandasnya.
Data yang dihimpun dari Gugus Tugas penanganan covid-19 Jawa Timur, pasien positif Corona di Pasuruan sebanyak 57 orang, dan 8 orang di antaranya sembuh. Widi, audiens Live IG dari Depok menanyakan efektivitas penanganan Covid-19 di Pasuruan.
Seberapa efektif penanganan Covid-19? Irsyad menjelaskan bahwa dalam setiap penanganan covid-19, Pemkab Pasuruan selalu melibatkan alim ulama.
Seperti saat ruang isolasi pasien Covid-19 dipusatkan di salah satu hotel di Prigen, tanpa dukungan para kiai, pemkab akan kesulitan.
"Kami memberi apresiasi kepada masyarakat Prigen yang telah berkenan menerima tempat isolasi tersebut. Tanpa dukungan para kiai, maka program penanganan covid-19 kurang berjalan efektif," jelas Gus Irsyad.
"Saat ini yang mengampu penanganan Covid-19 seperti BPBD, Dinas Kesehatan, sedangkan OPD lainnya agak lesu karena pandemik Covid-19 ini. Program Kebal Covid-19 kita serahkan kepada OPD lain untuk membuat program-program Kebal Covid-19," tandasnya.
Data yang dihimpun dari Gugus Tugas penanganan covid-19 Jawa Timur, pasien positif Corona di Pasuruan sebanyak 57 orang, dan 8 orang di antaranya sembuh. Widi, audiens Live IG dari Depok menanyakan efektivitas penanganan Covid-19 di Pasuruan.
Seberapa efektif penanganan Covid-19? Irsyad menjelaskan bahwa dalam setiap penanganan covid-19, Pemkab Pasuruan selalu melibatkan alim ulama.
Seperti saat ruang isolasi pasien Covid-19 dipusatkan di salah satu hotel di Prigen, tanpa dukungan para kiai, pemkab akan kesulitan.
"Kami memberi apresiasi kepada masyarakat Prigen yang telah berkenan menerima tempat isolasi tersebut. Tanpa dukungan para kiai, maka program penanganan covid-19 kurang berjalan efektif," jelas Gus Irsyad.
Lihat Juga :