Bupati Muba Salurkan Bantuan Tahap 2 ke 8.496 KPM
Kamis, 21 Mei 2020 - 09:22 WIB
Dikatakan Dodi, bantuan yang dikucurkan melalui APBD Muba sebesar Rp15.292.800.000 untuk 8.496 KPM. "Pencairan diberikan untuk tiga bulan Mei-Juli dan setiap KPM mendapatkan Rp600 ribu," terangnya.
Bantuan ini menunjukkan peran terhadap penanganan Covid-19 dengan menyediakan Jaring Pengaman Sosial (JPS) yang jika diimplementasikan mulai pendataan, klarifikasi dan validasi data, pendistribusian, dan pengawasan bisa dilakukan dengan baik.
"Insha Allah akan menjadi program dimana Pemerintah harus hadir untuk warganya yang tidak mendapatkan bantuan," dari Program Pemerintah Pusat tuturnya.
Bupati Muba menegaskan, agar penyaluran bantuan tidak tumpang tindih dan tepat sasaran serta meminimalisir kecurangan pungli dan lainnya pihaknya menggandeng BRI untuk menyalurkan bantuan tersebut. Pihak BRI juga membuatkan kartu ATM secara gratis dan uang bantuan tersebut masuk ke rekening 8.496 KPM. "Saya harapkan Keluarga Penerima Manfaat yang mendapatkan bantuan ini dapat memanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan hidup," kata Dodi.
"Jangan gunakan uang untuk hal yang tidak mendesak, manfaatkan sebaik mungkin karena kita masih dihadapkan pada pandemi Covid-19," tegasnya.
Bantuan ini menunjukkan peran terhadap penanganan Covid-19 dengan menyediakan Jaring Pengaman Sosial (JPS) yang jika diimplementasikan mulai pendataan, klarifikasi dan validasi data, pendistribusian, dan pengawasan bisa dilakukan dengan baik.
"Insha Allah akan menjadi program dimana Pemerintah harus hadir untuk warganya yang tidak mendapatkan bantuan," dari Program Pemerintah Pusat tuturnya.
Bupati Muba menegaskan, agar penyaluran bantuan tidak tumpang tindih dan tepat sasaran serta meminimalisir kecurangan pungli dan lainnya pihaknya menggandeng BRI untuk menyalurkan bantuan tersebut. Pihak BRI juga membuatkan kartu ATM secara gratis dan uang bantuan tersebut masuk ke rekening 8.496 KPM. "Saya harapkan Keluarga Penerima Manfaat yang mendapatkan bantuan ini dapat memanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan hidup," kata Dodi.
"Jangan gunakan uang untuk hal yang tidak mendesak, manfaatkan sebaik mungkin karena kita masih dihadapkan pada pandemi Covid-19," tegasnya.
Lihat Juga :