Dikerja Selama 6 Bulan, Masjid 99 Kubah Belum Bisa Difungsikan Saat Ramadan

Rabu, 14 April 2021 - 11:54 WIB
Diketahui, Pemprov Sulsel mengalokasikan anggaran sebesar Rp24,5 miliar untuk melanjutkan pembangunan Masjid 99 Kubah tahun ini. Biaya itu hanya untuk merehabilitasi beberapa bagian masjid agar bisa fungsional lebih dulu.

"Terutama atap kita perbaiki. Atapnya kan bocor. Terus kiblat, pelataran suci, paving block basement, filter air, tempat wudhu, drailing, di area suci, kemudian tangga-tangga di masjid," paparnya.

Haeruddin mengungkapkan, masa kontrak pengerjaan Masjid 99 Kubah ini selama enam bulan. Dengan begitu, proyek itu baru bisa difungsionalkan paling lambat Oktober mendatang.

“Kita maksimalkan kontrak enam bulan itu. Jadi sekitar September atau paling lambat Oktober sudah rampung. Kita sabar-sabar saja, yang penting arah pengerjaan sudah jelas. Nanti diharapkan hasilnya maksimal dan mutunya bagus,” bebernya.

Baca Juga: Masjid 99 Kubah Ditarget Bisa Digunakan saat Ramadan Tahun Depan

Di kawasan Masjid 99 Kubah saat ini sudah tertutup pagar seng selama pengerjaan proyek. Kata Haeruddin, demi keamanan di lokasi. Jangan sampai ada warga yang masuk sementara konstruksi tengah berlangsung.

“Artinya kita menghindari kontak fisik dengan pengerjaan di sana. Kan berbahaya kalau mau dipaksakan beribadah disana sementara konstruksi masih berjalan. Makanya lebih bagus tidak apa kita maksimalkan dulu sampai selesai konstruksi,” jelas Haeruddin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!