Kisah Tenaga Medis Corona, Mulai Ditolak Warga hingga Digoda Pasien

Minggu, 19 April 2020 - 08:21 WIB
Hasilnya, tidak sedikit ODP dan PDP yang malah akhirnya menghubungi mereka saat merasakan gejala medis. Bila sudah demikian, selanjutnya akan terbangun rasa percaya dari pasien kemudian lebih kooperatif melaporkan atau merespons pemantauan yang dilakukan petugas.

Setiap harinya Ajeng bersama 13 tenaga medis lain di Tim PE Puskesmas Kecamatan Koja mendapat jatah melakukan surveilans satu hingga lima pasien. Tugas surveilans terhadap pasien rutin dilakukan setiap hari hingga 14 hari ke depan status pasien terkonfirmasi negatif.

Akibat interaksi rutin itu, ada beberapa pasien pria yang malah menggodanya. Bukan hanya itu, berbagai kisah seru juga pernah dilakoni Ajeng saat surveilans ke kediaman suspect. (Baca juga: IDI Tak Dapat Data dari Pemerintah soal Dokter dan Perawat yang Terpapar Corona)

Dia mengaku semangatnya tetap terjaga dalam menjalankan tugas karena mendapat dukungan dari keluarga dan orang-orang terdekat di lingkungannya di wilayah Cilincing.

Walau tidak mendapat perlakuan intimidatif, dia selalu berhati-hati setiap bertugas dengan menjalankan protokol kesehatan secara ketat agar tidak terpapar ataupun menjadi carier yang membahayakan keluarga maupun lingkungan tempat tinggalnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!