Harimau Jawa Tak Muncul, BKSDA Tarik Kamera Pengintai di Lereng Wilis Tulungagung

Kamis, 08 April 2021 - 17:55 WIB
Baca juga: Lagi Asyik Berhubungan Seks, Puluhan Pasangan di Tasikmlaya Ini Kaget Digerebek Petugas

Sayangnya, saat tim BKSDA tiba di lokasi, jejak kaki tersebut sudah dalam kondisi rusak oleh air hujan. Kendati demikian tim tetap memasang kamera pengintai. Tiga kamera diletakkan di kawasan hutan Desa Nyawangan, dan empat kamera di Desa Ngulurup.

Tim BKSDA juga menyimpulkan, lokasi pemasangan kamera memenuhi syarat sebagai habitat harimau. Ada sumber mata air. Ada sumber pangan. Kawanan babi hutan dan kijang kerap terlihat warga yang sedang mencari rumput. "Pemasangan kamera pengintai berjalan sekitar tiga bulan," kata Joko.

Baca juga: Terima Gaji Pertama, Bupati Gunung Kidul Traktir Makan 1.000 Tukang Sapu dan THL

Selama kamera terpasang, tim melakukan pengecekan secara berkala. Setiap dua pekan sekali, tim BKSDA datang ke lokasi melakukan pengecekan hasil. Joko mengakui, pelacakan yang dilakukan tidak mudah. Hal itu mengingat harimau memiliki sifat sensitif terhadap hal asing. Harimau memiliki naluri yang tajam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!