Stok Menipis Jelang Ramadhan, Harga Daging Ayam Melonjak

Selasa, 06 April 2021 - 23:13 WIB
Bupati Mojokerto Ikfina Fatmawati saat melakukan sidak harga daging ayam di Pasar Raya Mojosari.Foto/SINDOnews/Tritus Julan.
MOJOKERTO - Menjelang bulan Ramadhan, harga daging ayam di pasar tradisional Mojokerto mulai merangkak naik. Kenaikan harga ini dipicu stok ketersediaan yang menipis. Hal itu diketahui saat Bupati Mojokerto, Ikfina Fatmawati melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Raya Mojosari, Kabupaten Mojokerto .

Sidak ini dilakukan untuk memantau harga kebutuhan pokok jelang datangnya bulan puasa. Salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Raya Mojosari, Khofifah mengungkapkan, kenaikan harga daging ayam ini sudah terjadi sejak sepekan terakhir. Dari sebelumnya yang hanya Rp30.000 perkilogram, sekarang sudah mencapai Rp40.000.



"Naiknya memang sudah dari peternak, sehingga dini sini juga ikut naik. Kenaikannya secara bertahap tapi hampir setiap hari sekarang sudah mencapai Rp40.000," kata Khofifah. Baca juga: Agar Harga Tak Menggelepar, Kementan Kendalikan Pasokan Ayam Hidup

Padahal saat ini penjualan daging ayam mulai naik. Seiring dengan mulai pulihnya ekonomi masyarakat sejak pandemi COVID-19 melanda pada Maret 2020 lalu. Akan tetapi, jumlah ketersediaan daging ayam justru menipis dan mengakibatkan kenaikan harga."Ya sebenarnya mulai banyak, apalagi sekarang menjelang puasa. Semoga saja secepatnya pasokan daging ayam bisa kembali seperti semula, dengan begitu harganya juga akan turun," harap wanita yang sudah belasan tahun berjualan daging ayam ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!