Pemkab Maros Dorong Milenial Terjun ke Sektor Pertanian
Minggu, 21 Maret 2021 - 14:26 WIB
“Alhamdulillah kemarin kita didatangi oleh Pak Mentan. Saya laporkan banyak hal ke beliau termasuk support kami dalam mendorong pemuda kita ke sektor pertanian . Pak Mentan sangat merespons baik upaya itu,” lanjutnya.
Saat ini, Kata Chaidir, Maros masih menjadi salah satu sentra produksi pangan di Sulawesi Selatan, khususnya padi. Potensi luas lahan baku sawah Maros mencapai 26,205 hektare dan padi ladang seluas 2.053 hektare harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Baca Juga: Panen Raya di Maros, Bulog dan Kostraling Sinergi Serap Gabah
Dari sisi produktivitas, Chaidir mengaku, target per hekatare belum maksimal. Pasalnya, dari data Dinas Pertanian di tahun 2020 lalu, produksi gabah kering panen hanya 308.438 ton. Jika dirata-ratakan, produktivitas gabah per hekatare hanya sekitar 6 ton, atau jauh dari target Puslitbangtan dan Balitkabi yang mencapai 9,3 ton per hekatere.
“Yah meski belum mencapai target itu, berdasarkan data statistik, antara kebutuhan beras dengan hasil produksi kita itu masih sangat jauh. Kita surplus sekitar 113,496 ton atau sekitar 73 persen dari total konsumsi kita yang hanya 44,402 ton tahun 2020. Total produksi beras kita itu 157.898 ton,” terangnya.
Saat ini, Kata Chaidir, Maros masih menjadi salah satu sentra produksi pangan di Sulawesi Selatan, khususnya padi. Potensi luas lahan baku sawah Maros mencapai 26,205 hektare dan padi ladang seluas 2.053 hektare harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Baca Juga: Panen Raya di Maros, Bulog dan Kostraling Sinergi Serap Gabah
Dari sisi produktivitas, Chaidir mengaku, target per hekatare belum maksimal. Pasalnya, dari data Dinas Pertanian di tahun 2020 lalu, produksi gabah kering panen hanya 308.438 ton. Jika dirata-ratakan, produktivitas gabah per hekatare hanya sekitar 6 ton, atau jauh dari target Puslitbangtan dan Balitkabi yang mencapai 9,3 ton per hekatere.
“Yah meski belum mencapai target itu, berdasarkan data statistik, antara kebutuhan beras dengan hasil produksi kita itu masih sangat jauh. Kita surplus sekitar 113,496 ton atau sekitar 73 persen dari total konsumsi kita yang hanya 44,402 ton tahun 2020. Total produksi beras kita itu 157.898 ton,” terangnya.
Lihat Juga :