PWNU Jatim Izinkan Penggunaan Vaksin AstraZeneca, Ini Alasannya
Minggu, 21 Maret 2021 - 12:15 WIB
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim telah mengeluarkan surat keputusan yang menyatakan bahwa jenis vaksin yang direkomendasikan pemerintah aman digunakan. Foto/Ist
MALANG - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim telah mengeluarkan surat keputusan yang menyatakan bahwa jenis vaksin COVID-19 yang direkomendasikan oleh Menteri Kesehatan aman digunakan.
Baca juga: Vaksinasi dan Jaga Protokol 3M Bantu Percepat Pemulihan Ekonomi
“Meskipun vaksin yang telah dibeli pemerintah seperti AstraZeneca dalam pembuatannya mengandung zat turunan hewani, namun pada tahapan produksinya menggunakan unsur nabati. Sehingga vaksin tersebut adalah suci karena pada produk akhir tidak terdapat kandungan unsur najis sama sekali,” ujar Wakil Ketua PWNU Jatim KH Ahmad Fahrur Rozi Ahmad Fahrur Rozi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (21/3/2021).
Baca juga: Mahasiswa Belum Jadi Sasaran Vaksinasi COVID-19 Tahap Kedua
Pengasuh Pondok Pesantren Annur 1 Bululawang, Malang, Jatim itu menuturkan bahwa pihaknya memiliki ahli tafsir yang bersedia untuk beradu konsep dan pemikiran guna memaparkan teorinya mendukung penggunaan vaksin AstraZeneca.
"Saya sudah melakukan dialog dengan semua pihak mulai Kemenkes, BPOM, dan BioFarma terkait penilaian hasil akhir vaksin AstraZeneca aman,” jelasnya.
Baca juga: Vaksinasi dan Jaga Protokol 3M Bantu Percepat Pemulihan Ekonomi
“Meskipun vaksin yang telah dibeli pemerintah seperti AstraZeneca dalam pembuatannya mengandung zat turunan hewani, namun pada tahapan produksinya menggunakan unsur nabati. Sehingga vaksin tersebut adalah suci karena pada produk akhir tidak terdapat kandungan unsur najis sama sekali,” ujar Wakil Ketua PWNU Jatim KH Ahmad Fahrur Rozi Ahmad Fahrur Rozi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (21/3/2021).
Baca juga: Mahasiswa Belum Jadi Sasaran Vaksinasi COVID-19 Tahap Kedua
Pengasuh Pondok Pesantren Annur 1 Bululawang, Malang, Jatim itu menuturkan bahwa pihaknya memiliki ahli tafsir yang bersedia untuk beradu konsep dan pemikiran guna memaparkan teorinya mendukung penggunaan vaksin AstraZeneca.
"Saya sudah melakukan dialog dengan semua pihak mulai Kemenkes, BPOM, dan BioFarma terkait penilaian hasil akhir vaksin AstraZeneca aman,” jelasnya.
Lihat Juga :