Modus Buat Video Tik Tok, Oknum Aparat Diduga Lecehkan Bocah di Pangkalan Brandan
Kamis, 18 Maret 2021 - 22:07 WIB
Saat itu juga ER mendatangi anaknya di Pos Pangkalan Brandan. Penuturan anaknya sesuai apa yang dialaminya pada saat membuat video Tik Tok. Baca juga: Ikut Balapan Liar, Pelajar di Sidimpuan Tewas Kecelakaan
"Setibanya di lokasi warga sudah ramai di Pos. Ada seorang warga yang merekam kejadian itu, namun ketika diperiksa video handphonenya sudah dihapus. Hancur kali perasaanku anakku diperlakukan begitu," kata ER.
Menurut Er, oknum AA sempat meminta maaf dan mengaku khilaf atas perbuatan pelecehan yang dilakukannya itu. "Sekarang dia (AA) sudah dibawa atasannya. Aku minta agar diproses sesuai dengan hukun yang berlaku di negara ini. Gak terima aku anakku dilecehkan seperti itu," tegas ER.
Camat Sei Lepan Muhammad Iqbal membenarkan peristiwa dugaan pelecehan yang dialami oleh warganya itu. Iqbal berharap, agar AA bisa diproses sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku.
"Padahal AA itu rajin berbaur dengan masyarakat sekitar dengan menggelar gotong royong. Gak nyangka juga sampe seperti ini. Tadi tersangka dah dibawa petugas. Semoga bisa diproses sesuai hukum yang berlaku agar kejadian ini tidak terulang lagi," tandasnya. Baca juga: Tragis! Oknum Guru di Medan Cabuli Anak Kandungnya
"Setibanya di lokasi warga sudah ramai di Pos. Ada seorang warga yang merekam kejadian itu, namun ketika diperiksa video handphonenya sudah dihapus. Hancur kali perasaanku anakku diperlakukan begitu," kata ER.
Menurut Er, oknum AA sempat meminta maaf dan mengaku khilaf atas perbuatan pelecehan yang dilakukannya itu. "Sekarang dia (AA) sudah dibawa atasannya. Aku minta agar diproses sesuai dengan hukun yang berlaku di negara ini. Gak terima aku anakku dilecehkan seperti itu," tegas ER.
Camat Sei Lepan Muhammad Iqbal membenarkan peristiwa dugaan pelecehan yang dialami oleh warganya itu. Iqbal berharap, agar AA bisa diproses sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku.
"Padahal AA itu rajin berbaur dengan masyarakat sekitar dengan menggelar gotong royong. Gak nyangka juga sampe seperti ini. Tadi tersangka dah dibawa petugas. Semoga bisa diproses sesuai hukum yang berlaku agar kejadian ini tidak terulang lagi," tandasnya. Baca juga: Tragis! Oknum Guru di Medan Cabuli Anak Kandungnya
(zai)
Lihat Juga :