Tercemar Phospat, Ekosistem Sungai Tambak Wedi Surabaya Terancam Buyar
Kamis, 18 Maret 2021 - 13:29 WIB
Aktivis melakukan uji air yang terpapar limbah rumah tangga di Tambak Wedi, Surabaya, Kamis (18/3/2021). Foto/SINDONews/Ali Masduki
SURABAYA - Para pegiat lingkungan hidup di KOta Surabaya melakukan penelitian mikroplastik dan uji kualitas air yang terpapar limbah rumah tangga di Muara Tambak Wedi, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (18/3/2021).
Mereka berasal dari mahasiswa pecinta alam Universitas Muhammadiyah Surabaya (Mupalas), Komunitas Tolak Plastik sekali pakai (KTP) dan Yayasan Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton) Surabaya melakukan penelitian mikroplastik dan uji kualitas air yang terpapar limbah rumah tangga di Muara Tambak Wedi, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (18/3/2021).
Baca juga: Diduga Bocorkan Putusan Sebelum Sidang, Hakim PN Gresik Dilaporkan ke Komisi Yudisial
Dalam penelitiannya, 9 aktivis ini mengambil sample air dari tiga lokasi dimuara sungai Tambak Wedi dengan menggunakan alat TDS (Total dissolved Solid/kandungan ion terlarut dalam air), pengukur phospat, amonium, pH meter, clorine dan plankton net untuk mengambil sampel mikroplastik.
Mereka berasal dari mahasiswa pecinta alam Universitas Muhammadiyah Surabaya (Mupalas), Komunitas Tolak Plastik sekali pakai (KTP) dan Yayasan Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton) Surabaya melakukan penelitian mikroplastik dan uji kualitas air yang terpapar limbah rumah tangga di Muara Tambak Wedi, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (18/3/2021).
Baca juga: Diduga Bocorkan Putusan Sebelum Sidang, Hakim PN Gresik Dilaporkan ke Komisi Yudisial
Dalam penelitiannya, 9 aktivis ini mengambil sample air dari tiga lokasi dimuara sungai Tambak Wedi dengan menggunakan alat TDS (Total dissolved Solid/kandungan ion terlarut dalam air), pengukur phospat, amonium, pH meter, clorine dan plankton net untuk mengambil sampel mikroplastik.
Lihat Juga :