Klaster Sekolah Muncul di Tasikmalaya, 20 Siswa dan Guru Positif COVID-19
Selasa, 16 Maret 2021 - 05:36 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat mengatakan, sebetulnya di sekolah tersebut belum dimulai pembelajaran tatap muka. Namun di sekolah tersebut ada asrama dan para murid menginap di sana.
Munculnya klaster sekolah ini bermula saat pihak sekolah melakukan kegiatan di sekolah. “Kegiatan tersebut sifatnya terbatas dan tidak diikuti oleh seluruh staf pengajar ataupun siswa. Kebetulan ada salah satu guru yang mengluh sakit sakit, namun tetap datang ke sekolah untuk mengikuti kegiatan,” katanya, Senin (15/3/2021).
Setelah dilakukan test swab PCR, ternyata hasilnya positif COVID-19. “Pihak sekolah pun akhirnya berkoordinasi dengan dinas kesehatan untum melakukan tracing, dan hasilnya 20 orang terkonfirmasi positif COVID-19,” paparnya.
Saat ini para pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 dan sedang dirawat di RSUD Dewi Sartika kondisinya berangsur membaik dan berstatus orang tanpa gejala (OTG).
Munculnya klaster sekolah ini bermula saat pihak sekolah melakukan kegiatan di sekolah. “Kegiatan tersebut sifatnya terbatas dan tidak diikuti oleh seluruh staf pengajar ataupun siswa. Kebetulan ada salah satu guru yang mengluh sakit sakit, namun tetap datang ke sekolah untuk mengikuti kegiatan,” katanya, Senin (15/3/2021).
Setelah dilakukan test swab PCR, ternyata hasilnya positif COVID-19. “Pihak sekolah pun akhirnya berkoordinasi dengan dinas kesehatan untum melakukan tracing, dan hasilnya 20 orang terkonfirmasi positif COVID-19,” paparnya.
Saat ini para pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 dan sedang dirawat di RSUD Dewi Sartika kondisinya berangsur membaik dan berstatus orang tanpa gejala (OTG).
(shf)
Lihat Juga :