Nganggur Dampak Pandemi COVID-19, Warga Tulungagung Edarkan Uang Palsu
Selasa, 16 Maret 2021 - 02:11 WIB
Lantaran kasihan, Tusaonah lantas menawari Yoyok uang palsu. Upal tersebut didapat dari seseorang berinisial B yang saat ini masih dalam pengejaran petugas. Di depan petugas Tusaonah mengaku, awalnya ia bertemu B pada 25 Maret 2020.
Di warung kopi yang ia jaga, B mengiming-imingi pekerjaan yang berpenghasilan lebih besar dibanding jaga warkop. Namun begitu tahu pekerjaan yang dimaksud mengedarkan upal, Tusaonah mengaku menolaknya. "Yang bersangkutan (Tusaonah) mengaku awalnya sempat menolak," terang Didik.
Pikiran Tusaonah mendadak berubah ketika tahu Yoyok menyanggupi tawarannya. Ia menghubungkan Yoyok dengan B. Yoyok membeli upal senilai Rp 12,5 juta dengan uang asli Rp 5 juta. Begitu upal di tangannya, Yoyok langsung beroperasi. Ia sasar toko kelontong yang berada pinggiran.
Modusnya dengan belanja rokok dan makanan ringan. Ia memperoleh keuntungan uang kembalian. Karena secara fisik upal pecahan Rp100 ribu dan Rp 50 ribu tersebut mirip asli, banyak pedagang toko kelontong yang terkelabui. Baca: Sekretaris Camat di Pekanbaru Terkena OTT Pungli Kepengurusan Tanah.
Di warung kopi yang ia jaga, B mengiming-imingi pekerjaan yang berpenghasilan lebih besar dibanding jaga warkop. Namun begitu tahu pekerjaan yang dimaksud mengedarkan upal, Tusaonah mengaku menolaknya. "Yang bersangkutan (Tusaonah) mengaku awalnya sempat menolak," terang Didik.
Pikiran Tusaonah mendadak berubah ketika tahu Yoyok menyanggupi tawarannya. Ia menghubungkan Yoyok dengan B. Yoyok membeli upal senilai Rp 12,5 juta dengan uang asli Rp 5 juta. Begitu upal di tangannya, Yoyok langsung beroperasi. Ia sasar toko kelontong yang berada pinggiran.
Modusnya dengan belanja rokok dan makanan ringan. Ia memperoleh keuntungan uang kembalian. Karena secara fisik upal pecahan Rp100 ribu dan Rp 50 ribu tersebut mirip asli, banyak pedagang toko kelontong yang terkelabui. Baca: Sekretaris Camat di Pekanbaru Terkena OTT Pungli Kepengurusan Tanah.
Lihat Juga :