Hari Raya Nyepi, Gubernur Jatim Ajak Umat Hindu Berdoa Pandemi Segera Berlalu

Senin, 15 Maret 2021 - 02:27 WIB
Khofifah mengingatkan, perayaan hari besar agama tahun ini masih beriringan dengan pandemi COVID-19. Karena itu, ia mengajak seluruh umat untuk menyatukan harapan dan doaagar pandemi COVID-19 segera berakhir dan seluruh kegiatan bisa menjadi normal kembali.

Upaya pencegahan dari penularan virus harus diawali dari diri sendiri. Modal yang harus dimiliki untuk terhindar dari COVID-19 adalah pribadi yang disiplin.

"Pribadi yang disiplin juga tersirat pada tujuan pelaksanaan Catur Brata Penyepian. Berdiam diri seharian tanpa melakukan aktivitas, tanpa ada hiburan, adalah bentuk ujimental dalam menjalankan kedisiplinan. Umat Hindu bisa melakukan itu. Harapannya, perilaku ibadah tersebut juga terbawa pada kehidupan sehari-hari," imbuh Gubernur Khofifah.

Yakni disiplin dalam menerapkan standar protokol kesehatan. Disiplin mengikuti aturan dan kebijakan yang ditetapkan pemerintah. Serta, disiplin untuk terus menjaga kesehatan agar imun pada tubuh selalu dalam kondisi baik.

"Mari, Hari Raya Nyepi ini dijadikan sebagai langkah untuk menuju masa depan yang lebih baik. Masa depan penuh dengan kebahagiaan, kesehatan, serta kelancaran usaha. Rajaheng nyanggra rahina Nyepi Caka 1943. Selamat Hari Raya Nyepi dan Tahun Baru Saka 1943," pungkas Gubernur Khofifah.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!