Ungkap Penyebab Bus Masuk Jurang di Sumedang, Dishub Jabar: Kita Masih Olah TKP
Kamis, 11 Maret 2021 - 10:35 WIB
Meski begitu, Hery memaparkan sejumlah indikasi terkait penyebab kecelakaan tersebut, salah satunya pemahaman sopir bus tentang kondisi Tanjakan Cae yang merupakan bagian dari jalur alternatif Malangbong-Sumedang itu. "Indikasi awal, pemahaman pengemudi soal rute," ujar Hery. Baca juga: Diduga Sopir Mengantuk, Penyebab Kecelakaan Karambol di Tol Solo-Sragen
Menurut Hery, indikasi awal tersebut tak lepas dari status bus maut yang merupakan bus pariwisata dan tidak melintasi jalur itu tersebut secara reguler. "Bus ini kan bus pariwisata, tidak melintas reguler di jalur ini (Tanjakan Cae)," imbuhnya.
Terlebih, lanjut Hery, jalur seperti Tanjakan Cae banyak di Jabar. Bahkan, dengan kondisi yang lebih parah seperti Tanjakan Panganten di Kabupaten Garut dan Tanjakan Emen di Kabupaten Subang. "Biasanya, jika pengemudi memiliki pemahaman soal rute, mereka bisa mengantisipasi (kecelakaan)," jelasnya.
Namun, Hery menekankan bahwa hal itu baru sebatas indikasi. Sejumlah indikasi penyebab lainnya kini tengah diselidiki, mulai dari kondisi kendaraan hingga kontur jalan yang memang dikenal rawan kecelakaan itu.
"Jadi, selain faktor pemahaman pengemudi soal rute, kondisi kendaraan hingga kontur jalan pun kita evaluasi. Setelah olah TKP, nanti ada FGD baru disimpulkan dan diumumkan (penyebab kecelakan)," katanya.
Menurut Hery, indikasi awal tersebut tak lepas dari status bus maut yang merupakan bus pariwisata dan tidak melintasi jalur itu tersebut secara reguler. "Bus ini kan bus pariwisata, tidak melintas reguler di jalur ini (Tanjakan Cae)," imbuhnya.
Terlebih, lanjut Hery, jalur seperti Tanjakan Cae banyak di Jabar. Bahkan, dengan kondisi yang lebih parah seperti Tanjakan Panganten di Kabupaten Garut dan Tanjakan Emen di Kabupaten Subang. "Biasanya, jika pengemudi memiliki pemahaman soal rute, mereka bisa mengantisipasi (kecelakaan)," jelasnya.
Namun, Hery menekankan bahwa hal itu baru sebatas indikasi. Sejumlah indikasi penyebab lainnya kini tengah diselidiki, mulai dari kondisi kendaraan hingga kontur jalan yang memang dikenal rawan kecelakaan itu.
"Jadi, selain faktor pemahaman pengemudi soal rute, kondisi kendaraan hingga kontur jalan pun kita evaluasi. Setelah olah TKP, nanti ada FGD baru disimpulkan dan diumumkan (penyebab kecelakan)," katanya.
Lihat Juga :