Ungkap Penyebab Bus Masuk Jurang di Sumedang, Dishub Jabar: Kita Masih Olah TKP
Kamis, 11 Maret 2021 - 10:35 WIB
Diketahui, kecelakaan maut tersebut melibatkan bus pariwisata Sri Padma Kencana bernomor polisi T 7591 TB. Bus membawa rombongan study tour dan ziarah SMP IT Muawanah, Salak Subang dari Pangandaran dan Tasikmalaya. Bus nahas itu terperosok ke jurang dalam perjalanan pulang menuju Subang.
Salah seorang korban selamat, Hafid Alfariz mengungkapkan detik-detik sebelum bus yang ditumpanginya terperosok ke jurang. Menurut dia, masuk jurang, rem bus mengalami blong. Baca juga: Korban Tewas Bus Maut Masuk Jurang di Sumedang Bertambah Jadi 22 Orang
Hafid yang mengaku duduk di deretan kursi belakang itu pun mengaku kaget saat mengetahui bahwa rem bus yang ditumpanginya blong. "Saya kaget, remnya blong," ungkap Hafid saat menjalani tindakan medis di Puskesmas Wado, Rabu (10/3/2031) malam.
Berdasarkan informasi terakhir, jumlah korban dalam kecelakaan tersebut menjadi 26 orang. Jumlah tersebut berdasarkan laporan pagi ini Kantor Basarnas Bandung dari RSUD Sumedang . Sementara petugas di lapangan masih terus melakukan proses pendataan kepada semua korban.
Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah menyebutkan hingga saat ini jumlah keseluruhan korban sebanyak 66 orang. Dari jumlah itu, 39 orang dinyatakan selamat dengan kondisi luka berat dan ringan. "Data hingga pagi ini, 26 orang meninggal dunia dan satu orang masih dalam upaya evakuasi oleh tim," kata Deden, Kamis (11/3/2021).
Salah seorang korban selamat, Hafid Alfariz mengungkapkan detik-detik sebelum bus yang ditumpanginya terperosok ke jurang. Menurut dia, masuk jurang, rem bus mengalami blong. Baca juga: Korban Tewas Bus Maut Masuk Jurang di Sumedang Bertambah Jadi 22 Orang
Hafid yang mengaku duduk di deretan kursi belakang itu pun mengaku kaget saat mengetahui bahwa rem bus yang ditumpanginya blong. "Saya kaget, remnya blong," ungkap Hafid saat menjalani tindakan medis di Puskesmas Wado, Rabu (10/3/2031) malam.
Berdasarkan informasi terakhir, jumlah korban dalam kecelakaan tersebut menjadi 26 orang. Jumlah tersebut berdasarkan laporan pagi ini Kantor Basarnas Bandung dari RSUD Sumedang . Sementara petugas di lapangan masih terus melakukan proses pendataan kepada semua korban.
Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah menyebutkan hingga saat ini jumlah keseluruhan korban sebanyak 66 orang. Dari jumlah itu, 39 orang dinyatakan selamat dengan kondisi luka berat dan ringan. "Data hingga pagi ini, 26 orang meninggal dunia dan satu orang masih dalam upaya evakuasi oleh tim," kata Deden, Kamis (11/3/2021).
(don)
Lihat Juga :