Pemkab Banyuasin Genjot Sektor Pertanian, Perikanan, dan Peternakan
Rabu, 10 Maret 2021 - 02:35 WIB
Semua pembangunan ini bukan berarti berjalan lancar apalagi pandemi COVID-19 melanda Indonesia sejak tahun lalu. Askolani mengakui perekonomian masyarakatnya cukup terdampak. Baca juga: Niat Bunuh Suami, Mertua yang Mati, Selengkapnya di Realita Selasa Pukul 15.00 WIB
Pemkab Banyuasin harus kehilangan anggaran sebesar Rp400 miliar dari pemerintah pusat karena adanya refocusing dan realokasi. Dia mengungkapkan harus melakukan pinjaman daerah sekitar Rp300 miliar dan mengumpulkan dana corporate social responsibility (CSR) dari seluruh perusahaan di Banyuasin.
Dana CSR yang terkumpul mencapai Rp91 miliar. Dengan dana itu, Pemkab Banyuasin bisa tetap membangun infrastruktur. Pandemi COVID-19 membuat banyak masyarakat kehilangan pekerjaan. Pemkab Banyuasin langsung menggenjot sektor perkebunan, peternakan, perikanan, dan pertanian. Masyarakat sekarang banyak yang menanam sayur-mayur.
“Mereka tidak perlu kemana-mana untuk bekerja. Yang menganggur menanam sayur. Sebagian punya jiwa entrepreneur, yang tadinya hanya untuk kebutuhan keluarga. Sekarang mereka ke pasar menjual bebek, sayur, dan padi,” pungkasnya.
Pemkab Banyuasin harus kehilangan anggaran sebesar Rp400 miliar dari pemerintah pusat karena adanya refocusing dan realokasi. Dia mengungkapkan harus melakukan pinjaman daerah sekitar Rp300 miliar dan mengumpulkan dana corporate social responsibility (CSR) dari seluruh perusahaan di Banyuasin.
Dana CSR yang terkumpul mencapai Rp91 miliar. Dengan dana itu, Pemkab Banyuasin bisa tetap membangun infrastruktur. Pandemi COVID-19 membuat banyak masyarakat kehilangan pekerjaan. Pemkab Banyuasin langsung menggenjot sektor perkebunan, peternakan, perikanan, dan pertanian. Masyarakat sekarang banyak yang menanam sayur-mayur.
“Mereka tidak perlu kemana-mana untuk bekerja. Yang menganggur menanam sayur. Sebagian punya jiwa entrepreneur, yang tadinya hanya untuk kebutuhan keluarga. Sekarang mereka ke pasar menjual bebek, sayur, dan padi,” pungkasnya.
(don)
Lihat Juga :