Pemkab Banyuasin Genjot Sektor Pertanian, Perikanan, dan Peternakan

Rabu, 10 Maret 2021 - 02:35 WIB
loading...
Pemkab Banyuasin Genjot...
Bupati Banyuasin Askolani menceritakan alasan kenapa dirinya fokus pada infrastruktur. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), menggencarkan pembangunan infrastruktur berupa jalan , jembatan, dan dermaga, untuk menghubungkan wilayah daratan dan perairan. Langkah ini untuk menggerakkan perekonomian masyarakat baik di desa maupun wilayah perkotaan.

Bupati Banyuasin Askolani menceritakan alasan kenapa dirinya fokus pada infrastruktur karena jarak tempuh dari desa ke kecamatan bisa 3-4 jam. Bahkan, ada perjalanan dari satu desa ke pusat kota Banyuasin bisa memakan waktu satu hari. Baca juga: Hasil Visum Korban Tewas di Ogan Ilir, Ditemukan Banyak Bekas Luka Benda Tajam

“Kami ingin mengintegrasikan 21 kecamatan ke (pusat) kota Banyuasin. Ini bukan pekerjaan gampang. Namun, kami punya tekad harus tersambung. Ada 11 kecamatan tidak bisa ditempuh lewat darat. Harus menggunakan speed boat,” ujarnya dalam acara Indonesia Visionary Leader (IV), Selasa (9/3/2021).

Askolani menuturkan dari 11 kecamatan itu, tinggal 4 kecamatan yang belum terintegrasi. Hambatannya, ada sungai besar. Pemkab Banyuasin akan membangun dermaga penyeberangan. Targetnya, pembangunan selesai 2022.“Ini potensinya luar biasa, (menghidupkan) bidang ekonomi, pertanian, dan pendidikan. Ini mendekatkan jarak tempuh masyarakat (desa) dengan kecamatan. (pembangunan) Dengan skema APBD Kabupaten, Provinsi, dan Pemerintah Pusat,” jelasnya.

Semua pembangunan ini bukan berarti berjalan lancar apalagi pandemi COVID-19 melanda Indonesia sejak tahun lalu. Askolani mengakui perekonomian masyarakatnya cukup terdampak. Baca juga: Niat Bunuh Suami, Mertua yang Mati, Selengkapnya di Realita Selasa Pukul 15.00 WIB

Pemkab Banyuasin harus kehilangan anggaran sebesar Rp400 miliar dari pemerintah pusat karena adanya refocusing dan realokasi. Dia mengungkapkan harus melakukan pinjaman daerah sekitar Rp300 miliar dan mengumpulkan dana corporate social responsibility (CSR) dari seluruh perusahaan di Banyuasin.

Dana CSR yang terkumpul mencapai Rp91 miliar. Dengan dana itu, Pemkab Banyuasin bisa tetap membangun infrastruktur. Pandemi COVID-19 membuat banyak masyarakat kehilangan pekerjaan. Pemkab Banyuasin langsung menggenjot sektor perkebunan, peternakan, perikanan, dan pertanian. Masyarakat sekarang banyak yang menanam sayur-mayur.

“Mereka tidak perlu kemana-mana untuk bekerja. Yang menganggur menanam sayur. Sebagian punya jiwa entrepreneur, yang tadinya hanya untuk kebutuhan keluarga. Sekarang mereka ke pasar menjual bebek, sayur, dan padi,” pungkasnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TNI Hidupkan Desa yang...
TNI Hidupkan Desa yang Lama 'Mati Suri' di Pedalaman Jambi
Apkarindo Sumsel dan...
Apkarindo Sumsel dan JICA Uji Coba Teknologi Pengendalian Gugur Daun Karet Skala 150 Hektare
Kendalikan Karhutla,...
Kendalikan Karhutla, BMKG Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca di Sumsel
Instruksi Gubernur Sumsel...
Instruksi Gubernur Sumsel Larang Truk Batu Bara Melintasi Jalan Raya Menyulitkan Rakyat
Polisi Percepat Identifikasi...
Polisi Percepat Identifikasi Korban Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel
Turun ke Lapangan, Danrem...
Turun ke Lapangan, Danrem 042/Gapu Pastikan TMMD Tepat Sasaran
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
Rekomendasi
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved