Diduga Limbah PT Pertamina Bocor, Sumur Warga Berbau Minyak

Kamis, 04 Maret 2021 - 16:17 WIB
Hal ini pun sudah disampaikan Pertamina kepada Lurah Dara, Nurkomala yang kemudian informasi tersebut diteruskan ke warga Desa Wadu Mbolo bersama dengan Ketua RW 05, Budiman dan Ketua Komunitas Dorolonda (KDL) Ahmad pada Hari Sabtu (27/2).

Pada kesempatan tersebut, Nurkomala menyampaikan bahwa, pemerintah melalui Kelurahan Dara menyambut baik respon cepat dari Fuel Terminal (FT) Bima menggandeng Labkesda Kota Bima sebagai pihak yang berkompeten untuk melakukan pengujian terhadap kualitas air dan dampaknya bagi kesehatan masyarakat. "Kami berharap warga Kelurahan Dara, khususnya masyarakat Desa Wadu Mbolo tidak serta merta mempercayai begitu saja informasi yang beredar di masyarakat yang bisa saja berasal dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab," ujar Nurkomala.

Hasil uji sampel dari Labkesda Kota Bima secara resmi juga sudah disampaikan oleh Pertamina kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima. DLH Kota Bima sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidangi masalah terkait lingkungan di wilayahnya. Baca juga: Ada Mafia HKM di Bima, BKPH Terus Telusuri Oknum yang Terlibat

"Dugaan pencemaran air yang tidak terbukti dari hasil uji sampel harus diketahui oleh semua pihak di lingkungan Kota Bima, agar ke depannya masyarakat tidak mudah terpapar informasi yang tidak bersumber dari fakta di lapangan. Karena Pertamina dalam mengelola wilayah operasionalnya selalu patuh pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku, termasuk terkait dengan aspek HSSE (Health, Safety, Security, Environment) atau K3LL (Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan)," tutup Deden.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!