Permintaan Plasma Konvalesen Tinggi, Wawali Surabaya Ikut Donor

Rabu, 03 Maret 2021 - 02:23 WIB
Cak Ji juga mengajak para penyintas COVID-19 lain agar bersedia menjadi pendonor untuk membantu kesembuhan pasien COVID-19 melalui metode plasma konvalesen. "Ini (plasma konvalesen) benar-benar sangat dibutuhkan. Oleh karena itu saya mengajak kepada warga yang habis terkena COVID-19 agar tidak segan-segan untuk membantu warga yang terkena COVID-19," jelasnya.

Kepala UDD PMI Kota Surabaya, dr. Budi Arifah menyatakan, bahwa saat ini stok kantong plasma konvalesen di PMI Surabaya sudah mulai menipis. Setidaknya untuk hari ini masih ada sekitar 100 kantong yang tersedia. "Tadi baru ada kabar, ada yang sudah mendarat di bandara, mudah-mudahan ke depannya (stok kantong plasma) ini masih aman," katanya.

Sementara untuk kebutuhan alat, UDD PMI Kota Surabaya memiliki 3 alat donor darah plasma konvalesen. Sedangkan satu alat lain digunakan untuk donor Apheresis Trombosit. Kepala Bidang Pelayanan dan Humas UTD PMI Surabaya, dr Martono Adi menambahkan, stok plasma konvalesen di PMI Surabaya saat ini sekitar 253 kantong. Baca juga: MNC Peduli dan PMI DKI Dukung Gerakan Nasional Pendonor Plasma Konvalesen

Ia mengaku bahwa permintaan plasma konvalesen tak hanya berasal dari Surabaya namun juga luar kota. "Untuk setiap harinya jumlah pendonor plasma konvalesen di PMI Surabaya sekitar 25 orang," katanya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!