Jam Operasional Dibatasi, Pelaku Usaha di Manado Menjerit
Rabu, 24 Februari 2021 - 14:41 WIB
Suasana salah satu cafe di Kota Manado tampak sepi di masa pandemi, ditambah lagi dengan pembatasan jam operasional. Hal itu pun membuat sejumlah pemilik usaha menjerit. Foto: Okezone/Subhan Sabu
MANADO - Demi mencegah meluasnya penyebaran COVID-19 , beberapa wilayah di Sulawesi Utara (Sulut) melakukan pengetatan protokol kesehata n, termasuk juga pemberlakuan pembatasan jam operasional tempat-tempat usaha.
Pembatasan jam operasional itu membuat para pelaku usaha di Kota Manado menjerit. Seperti dialami oleh Deisy Rumagit, pemilik usaha District 7 Coffee itu mengaku mengalami penurunan omset sampai dengan 35%. Imbasnya, dia pun terpaksa mengurangi karyawan demi menekan biaya.
"Otomatis omsetnya berkurang, itu sudah pasti, terus juga biaya operasionalnya sama, buat orang kerja, maintenancenya pasti kena semua," kata Deisy kepada MNC Media Portal Indonesia, Rabu (24/2/2021).
Baca juga: Dukung PPKM Mikro, Polres Bitung Pantau Pembentukan Kelurahan Tangguh COVID-19
Pembatasan jam operasional itu membuat para pelaku usaha di Kota Manado menjerit. Seperti dialami oleh Deisy Rumagit, pemilik usaha District 7 Coffee itu mengaku mengalami penurunan omset sampai dengan 35%. Imbasnya, dia pun terpaksa mengurangi karyawan demi menekan biaya.
"Otomatis omsetnya berkurang, itu sudah pasti, terus juga biaya operasionalnya sama, buat orang kerja, maintenancenya pasti kena semua," kata Deisy kepada MNC Media Portal Indonesia, Rabu (24/2/2021).
Baca juga: Dukung PPKM Mikro, Polres Bitung Pantau Pembentukan Kelurahan Tangguh COVID-19
Lihat Juga :