Dubes Indonesia untuk Aljazair Berbagi Ilmu dengan FEB Unisma

Senin, 18 Mei 2020 - 00:07 WIB
Ada beberapa terobosan yang dilakukan oleh Dubes RI untuk Aljazair ini, di antaranya meningkatkan hubungan dagang antara Indonesia dan Aljazair, "Secara rutin, kami membawa para pengusaha Aljazair ke Indonesia dan mengundang pengusaha Indonesia untuk berbisnis dengan Aljazair dan pengusaha Aljazair," tuturnya.

"Aljazair adalah masa depan peluang ekonomi Indonesia. Karena Aljazair itu pintu gerbang untuk masuk pasti Afrika, dan Eropa sekaligus. Sebab jarak Aljazair, dengan Eropa, juga dekat selain ke negara Afrika Tengah, dan selatan," imbuh Safirah

Duta Besar Indonesia untuk Aljazair ini juga memaparkan, bahwa dari sisi hubungan sosio kultural, telah menjalin program Pameran Budaya Indonesia di Aljazair (eg. Expo Jalan Sutera, Festival Sukarno).

Selain itu Membentuk Perkumpulan Pencak Silat Aljazair yang diikutkan dalam even pertandingan internasional, Safira Cup, latihan pelatih dari Kemenpora). Peliputan jurnalis (eg. Kunjungan famtrip, Reportase) serta Pertukaran kunjungan ulama untuk acara internasional.

"Dari sisi edukasi ada peluang beasiswa dari Pemerintah Aljazair, dan Zawiyah (Pesantren). Di samping terbuka lebar bagi perguruan tinggi Aljazair, untuk menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi di luar Aljazair termasuk Indonesia. Baru-baru ini telah dibangun Monumen Sukarno di Ibukota Aljazair, sebagai wujud untuk mengenang jasa Soekarno sebagai penggagas KAA tahun 1955 yang mendukung kemerdekaan Aljazair," terangnya.

Director IDD, Erfan Effendy menyampaikan, bahwa Ambassador Talk online merupakan kegiatan internasional kesekian kalinya yang diselenggarakan guna memberikan motivasi dan wawasan internasional kepada mahasiswa FEB Unisma , yang ingin mengikuti international program seperti student exchange maupun dual degree.

"Alhamdulilah kegiatan Ambassador Talk yang disekenggarakan di tengah pandemi COVID-19 telah diikuti mahasiswa dan dosen FEB Unisma di 33 provinsi melalui media Zoom, Channel Youtube maupun Facebook lebih dari 4000 mahasiswa kami bisa mengikutinya," pungkasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!